Powered by Blogger.

Trading Forex Dengan Analisa Intermarket


Intermarket berarti hubungan dan interaksi antara berbagai jenis pasar dengan instrument tradingnya masing-masing. Pergerakan harga dari berbagai jenis pasar tersebut saling mempengaruhi satu sama lain, misalnya antara pasar saham dan pasar komoditi, antara pasar komoditi dan pasar forex, dan lain sebagainya. Para trader forex profesional selalu menerapkan metode analisa intermarket guna memaksimalkan keuntungan dan mengurangi resiko akibat pengaruh salah satu jenis pasar terhadap pasar forex. Selain itu trader forex juga bisa melakukan hedging posisi tradingnya dengan masuk pada jenis pasar yang lain.

Pasar forex tidak terisolasi dan bergerak sendiri, melainkan bagian dari dinamika ekonomi global dan berbagai jenis pasar yang turut mempengaruhinya. Dengan mencermati pergerakan berbagai jenis pasar kita bisa memperoleh petunjuk arah gerakan suatu pasangan mata uang. Pada umumnya analisa intermarket pada pasar forex dilakukan dengan memperhatikan pergerakan indeks harga saham, bond dan harga komoditi utama dunia. Dengan mengetahui pengaruh masing-masing jenis pasar tersebut terhadap pasar forex kita bisa memperoleh sinyal guna memprediksi arah gerakan suatu pasangan mata uang tertentu.

                                          

Prinsip dasar analisa intermarket1. Dalam pasar keuangan dunia, ada 4 instrument yang saling mempengaruhi satu sama lain, yaitu indeks harga saham, harga dan yield bond (bond pemerintah atau bond corporate besar), harga komoditi utama dunia dan pasangan beberapa mata uang utama (terhadap USD maupun yang cross currency)
2. Indeks harga saham digunakan untuk mengetahui arah perputaran uang dalam ekonomi global. Dalam keadaan normal, jika indeks harga saham suatu negara menguat maka nilai mata uang negara tersebut juga akan menguat, dan sebaliknya.
3. Harga bond dan yield bond digunakan untuk mengetahui gambaran pergerakan tingkat suku bunga suatu negara.
4. Harga komoditi utama dunia digunakan untuk mengetahui gambaran tingkat inflasi, tingkat permintaan dan penawaran (demand and supply) pada beberapa negara eksportir utama dan importir utama komoditi dunia.

Hubungan antara indeks harga saham dan pasangan mata uang
Pasar saham adalah acuan utama pasar keuangan, dan indeks harga saham mewakili tingkat harga saham-saham utama (blue chips) suatu negara. Untuk membeli saham suatu negara, kita harus menggunakan mata uang negara tersebut. Untuk melakukan investasi pada saham-saham utama Jepang, investor dari Eropa harus menukarkan mata uang Euro-nya dengan Yen Jepang. Permintaan Yen Jepang yang meningkat menyebabkan nilai tukarnya naik, sebaliknya penjualan mata uang Euro menyebabkan supply-nya meningkat sehingga nilai tukarnya berkurang.

Jika prospek pasar saham suatu negara bagus, maka aliran dana yang cukup besar akan masuk ke negara tersebut hingga memperkuat nilai tukar mata uangnya. Sebaliknya, jika pasar saham memburuk maka para investor akan memindahkan dananya ke negara lain yang prospek pertumbuhannya sedang bagus, sehingga mata uang negara tersebut akan melemah. Sebagai trader di pasar forex, Anda seharusnya juga mengikuti kondisi pasar saham di beberapa negara ekonomi utama dunia. Aliran uang akan terjadi pada negara yang indeks harga sahamnya sedang melemah ke negara yang indeks harga sahamnya sedang menguat. Itulah sebabnya indeks harga saham yang menguat akan diikuti oleh nilai mata uang yang menguat pula, dan sebaliknya. Jika Anda membeli mata uang suatu negara yang prospek pasar sahamnya bagus dan menjual mata uang suatu negara yang kondisi pasar sahamnya sedang memburuk, maka tentu Anda akan dapat meraup keuntungan.

Walau demikian, keadaan seperti diatas hanya bisa terjadi dalam kondisi perekonomian global yang normal, sedang dalam kondisi krisis atau resesi global, keadaan sebaliknya bisa saja terjadi. Sebagai contoh, korelasi antara indeks harga saham Nikkei dan USD/JPY (gambar bawah)

                   

Sebelum resesi ekonomi global yang dimulai tahun 2007, indeks harga saham Nikkei dan mata uang JPY memang searah, atau indeks Nikkei dan USD/JPY bergerak berlawanan atau dengan korelasi negatif, sehingga jika indeks Nikkei menguat maka JPY juga menguat (USD/JPY melemah). Namun setelah terjadi krisis keuangan yang diikuti oleh resesi global, korelasi indeks Nikkei dan USD/JPY berubah menjadi positif yang berarti jika indeks Nikkei menguat maka JPY melemah (USD/JPY menguat). Ada berbagai faktor yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi, yang tidak diulas dalam serial artikel ini. Yang jelas keduanya tidak bergerak sendiri-sendiri, tetapi tetap saling mempengaruhi dengan korelasi positif.

Ketika pasar saham suatu negara yang diwakili oleh indeks harga saham menguat, maka tingkat kepercayaan investor terhadap negara tersebut sedang meningkat, sehingga aliran investasi asing yang masuk ke negara tersebut akan menyebabkan meningkatnya permintaan mata uang lokal hingga nilai tukarnya menguat. Sebaliknya, ketika harga-harga saham lokal mulai jatuh, kepercayaan investor asing menurun dan menukarkan kembali investasi mata uang lokal ke mata uang asal sehingga nilai tukar mata uang lokal akan melemah. Fenomena ini bisa dilihat pada dinamika naik turunnya perekonomian Amerika Serikat, Jepang dan Eropa. 

Setiap timbul gejolak, yang terpukul duluan adalah pasar saham, baru kemudian pasar bond dan nilai tukar mata uang. Mengenai hubungan antar pasar saham di berbagai negara, secara umum bisa disimpulkan bahwa pasar saham di seluruh dunia bergerak dalam arah yang sama atau mempunyai korelasi positif. Ketika terjadi krisis ekonomi global, harga saham-saham di berbagai negara akan berjatuhan. Sebagai contoh, berikut korelasi antara indeks saham Dow Jones (AS) dan indeks saham Nikkei (Jepang).
                                                                 


Beberapa indeks harga saham penting dunia yang perlu diperhatikan sebagai indikator utama adalah:

1. The Dow Jones Industrial Average (DJIA, atau Dow Jones) - Amerika Serikat
Indeks Dow Jones merupakan indikator utama yang mewakili 30 perusahaan raksasa AS seperti AT&T, Pfizer, McDonalds dan lainnya. Indeks Dow Jones selalu menjadi acuan investor seluruh dunia dan merupakan indikator sentimen pasar yang penting. Indeks Dow juga sensitif terhadap perubahan iklim politik dan ekonomi global.

2. The Standard & Poor 500 (S&P 500) - Amerika Serikat
S&P 500 adalah indeks harga saham 500 perusahaan besar di AS. Setelah indeks Dow Jones, S&P adalah indeks saham yang banyak diperdagangkan di AS. Saat ini pamor S&P 500 cukup tinggi dan dijadikan acuan para fund manager dan beberapa institusi keuangan AS seperti dana pensiun dan lainnya.

3. National Association of Securities Dealers Automated Quotations (NASDAQ) - Amerika Serikat
Adalah indeks harga saham dari 3700 perusahaan di AS. Indeks saham penting di AS setelah Dow Jones dan S&P 500.

4. The Nikkei - Jepang
Adalah indeks harga saham rata-rata dari 225 perusahaan besar di Jepang seperti Toyota, Japan Airlines, Fuji film dan lainnya. Sebagai indikator utama, pamor Nikkei bisa dikatakan setara dengan Dow Jones.

5. Deutscher Aktien Index (DAX) - Jerman
Adalah indeks harga saham blue-chip dari 30 perusahaan utama di Jerman seperti BMW, Deutsche Bank, dan lainnya, yang diperdagangkan di Frankfurt Stock Exchange. Dengan eksistensi Jerman sebagai negara perekonomian terbesar di kawasan Euro, indeks saham DAX selalu menjadi perhatian investor.

6. The DJ Euro Stoxx 50 (Dow Jones Euro Stoxx 50) - Kawasan Euro
Adalah indeks harga saham dari 50 perusahaan besar di kawasan Euro dari berbagai sektor. Indeks saham yang mulai naik pamornya ini dibuat oleh Stoxx Limited, sebuah perusahaan afiliasi antara Deutsche Boerse AG, Dow Jones & Company dan SIX Swiss Exchange.

7. The FTSE (Footsie) - UK
Adalah indeks harga saham dari berbagai perusahaan utama di UK yang diperdagangkan di London Stock Exchange. Ada beberapa versi tergantung dari jumlah perusahaan yang diperhitungkan dalam indeks, misalnya FTSE 100 atau FTSE 250.

8. The Hang Seng (Hang Seng) - Hong Kong
Adalah indeks harga saham dari beberapa perusahaan besar di China dan Hong Kong. Indeks saham Hang Seng selalu menjadi acuan di pasar Asia setelah indeks saham Nikkei. Saat ini indeks saham Hang Seng dikelola oleh HSI Services Limited, anak perusahaan dari Hang Seng Bank.

Pengaruh bond dalam pasar keuangan global
Saat ini pasar bond merupakan salah satu bagian inti dari sistem pasar keuangan global, dan selalu menjadi perhatian para trader forex. Sebuah bond adalah tanda bukti bahwa investor telah setuju untuk memberikan sejumlah dana pinjaman kepada pemerintah suatu negara (untuk bond pemerintah ataugovernment bond) atau sebuah badan hukum (untuk bond perusahaan atau institusi), dengan batas waktu pengembalian dan tingkat suku bunga yang telah ditentukan oleh penerbit bond. Investor adalah pembeli bond, yang akan memperoleh pembayaran kembali dana pokoknya setelah bond tersebut jatuh tempo. 

Waktu jatuh tempo bisa beberapa bulan hingga lebih dari 50 tahun. Pembayaran bunga bisa dilakukan dalam periode waktu tertentu sesuai ketentuan (misalnya setahun 2 kali atau setahun sekali). Bunga yang dibayarkan merupakan keuntungan yang diperoleh investor, atau disebut yield bond. Karena bond biasanya diperdagangkan di pasar sekunder, maka harga bond dan yield bond bisa berubah-ubah. Perubahan yield bond sejalan dengan perubahan tingkat suku bunga bank. Jika suku bunga bank naik maka yield bond naik, dan sebaliknya. Jika yield bond naik maka harga bond tersebut akan turun seperti ilustrasi berikut (karakteristik sebenarnya tidak mesti seperti gambar, hanya sebagai illustrasi).

                                            

Bond pemerintah (government bond) selalu dianggap sebagai alat investasi yang paling aman. Satu-satunya yang menyebabkan kerugian dalam investasi pada bond pemerintah adalah bila pemerintahan negara tersebut bangkrut sehingga terjadi gagal bayar. Untuk negara besar seperti AS, German atau Jepang, hal tersebut sangat kecil kemungkinannya. Selain itu yield bond pemerintah bisa digunakan sebagai prediksi arah tingkat suku bunga bank negara tersebut.

Hubungan yield bond dengan nilai tukar mata uang
Yield bond bisa digunakan sebagai indikator untuk pasar modal. Yield bond AS mengindikasikan kondisi pasar modal AS, dengan demikian mencerminkan permintaan mata uang US dollar. Tingkat suku bunga bank menggambarkan tingkat inflasi. Jika suku bunga bank naik, yield bond naik dan harga bond turun. Kenaikan tingkat suku bunga bank akan menyebabkan nilai tukar mata uang menguat. 
Jadi meningkatnya yield bond (atau turunnya harga bond) menyebabkan apresiasi nilai tukar mata uang. Keadaan ini bisa terjadi pada kondisi ekonomi dengan inflasi positif (normal). Pada keadaan perekonomian yang sedang deflasi, maka akan terjadi pergeseran atau perubahan hubungan antar parameter tersebut diatas.

Spread bondSpread bond (bond spread) adalah perbedaan yield bond antara dua negara. Perbedaan atau spread ini bisa saja mendorong investor melakukan praktek carry trade. Dengan selalu mencermati spread bond dan perubahan tingkat suku bunga, kita akan bisa memprediksikan arah pergerakan pasangan mata uang. Ketika spread bond antara kedua negara melebar, mata uang negara dengan yield bond yang lebih tinggi akan menguat terhadap mata uang negara yang yield bond-nya lebih rendah.

Sebagai contoh berikut adalah spread bond antara bond pemerintah Australia dan Amerika Serikat (masing-untuk jangka waktu 10 tahun), dan nilai tukar AUD/USD:

                       

Ketika spread bond naik dari 0.5% ke 1% dari tahun 2002 hingga 2004, AUD/USD naik hampir 50%, dari level 0.5000 ke 0.7000. Pada tahun 2007, ketika spread bond meningkat dari 1% ke 2.5%, AUD/USD naik dari 0.7000 ke sekitar level 0.9000, sebesar kira-kira 2000 pips.

Komoditi utama dan mata uangJenis komoditi utama dunia yang mempengaruhi nilai tukar mata uang dalam hal ini adalah emas (gold)dan minyak mentah (crude oil). Seperti telah diulas sebelumnya dalam artikel ‘mata uang komoditi’, Australia dollar adalah yang paling besar korelasinya terhadap harga emas dunia. Secara historis, AUD/USD mempunyai korelasi positif 80% terhadap emas seperti gambar berikut:

                 

Pasangan mata uang utama lainnya yang mempunyai korelasi terhadap emas adalah US dollar vs Swiss franc (USD/CHF). Tidak seperti Australia yang penghasil emas nomer 2 dunia, korelasi nilai tukaer Swiss franc terhadap harga emas disebabkan karena lebih dari 25% uang di Swiss diback-up oleh jumlah cadangan emas negara tersebut. CHF mempunyai korelasi positif terhadap emas, atau USD/CHF dan emas mempunyai korelasi negatif.
                 

Hubungan antara emas dan US dollar sendiri cenderung mempunyai korelasi negatif. Secara tradisional bila perekonomian global sedang tumbuh, investor cenderung untuk membeli US dollar dan menjual emas, dan sebaliknya. US dollar dan juga sekarang Yen Jepang, telah dianggap sebagai mata uang safe haven dan merupakan salah satu alat investasi yang cukup aman.

Minyak mentah, atau sering disebut juga sebagai ‘emas hitam’ (black gold), adalah salah satu komoditi utama dunia yang sangat mempengaruhi pasar keuangan dunia. Energi industri di negara-negara ekonomi utama dunia masih sangat bergantung pada minyak, oleh karena itu fluktuasi harga minyak akan berdampak pada variabel biaya produksi dan transportasi yang pada akhirnya bisa mempengaruhi output negara tersebut. Karena harga minyak mentah dunia dipatok dengan US dollar, maka fluktuasi nilai US dollar akan berpengaruh langsung terhadap harga minyak dunia.

Seperti telah diulas dalam artikel ‘mata uang komoditi’, USD/CAD adalah pasangan mata uang yang paling tinggi korelasinya terhadap harga minyak mentah dunia. Nilai tukar CAD mempunyai korelasi positif terhadap harga minyak, sehingga jika harga minyak naik CAD akan naik atau USD/CAD turun, dan sebaliknya. Berikut korelasi antara harga minyak mentah dunia dan USD/CAD antara tahun 2000-2011:

                 


Kesimpulan
Dari beberapa ulasan sebelumnya, sebagai dasar untuk analisa intermarket dalam pasar forex dapat disimpulkan:

Jika indeks Dow Jones turun, maka indeks Nikkei juga turun. Selain karena korelasi positif antar pasar saham dunia, juga karena perekonomian AS sangat erat berhubungan dengan Jepang.
Jika indeks Nikkei melelemah, maka USD/JPY juga melemah atau JPY menguat, dan sebaliknya. Selain korelasi positif antara Nikkei dan dollar-Yen sejak krisis global 2007, investor juga melihat Yen sebagai mata uang safe haven sehingga ketika kondisi pasar saham sedang memburuk mereka masuk ke Yen.

Jika yield bond naik, maka nilai tukar mata uang lokal akan menguat. Selain korelasi positif antara yield bond dan tingkat suku bunga bank (yang juga mempengaruhi nilai tukar mata uang lokal), tingkat pendapatan (return) bond yang tinggi akan menarik investor hingga menyebabkan permintaan mata uang lokal juga meningkat.

Jika harga emas naik, maka US dollar cenderung turun, AUD/USD dan NZD/USD naik (selain korelasi positif antara AUD dan NZD, Selandia Baru juga penghasil emas), dan USD?CHF turun.
Jika harga emas naik, maka EUR/USD cenderung naik. Emas dan mata uang Euro sering diartikan sebagai ‘anti dollar’ atau yang berlawanan terhadap pergerakan US dollar.
Jika harga minyak mentah dunia naik, maka USD/CAD turun.

Sumber : www.babypips.com
                www.tradingmarketonline.com

Membaca kalender forexfactory


Masih bingung cara membaca kalender forex factory ?
Sebagian besar trader forex pasti tahu tentang forex factory , yaitu sebuah situs yang menyediakan kalender forex atau kalender berita fundamental . Namun masalahnya adalah bagaimana cara membaca forex factory atau lebih tepatnya cara membaca data yang disajikan pada kalender forex factory sehingga kita bisa memprediksi arah market.

Sebenarnya menganalisa arah market menggunakan berita fundamental untuk hari ini itu lebih sulit dibandingkan dengan membaca arah market secara teknikal .Alasannya adalah  yang pertama , sebelum berita resmi dirilis market sudah bergerak mengikuti isu . Yang kedua , ketika berita dirilis kita perlu menafsirkannya dengan cepat karena market sudah dalam kondisi volatile yang siap bergerak kesana kemari. Ketiga, karena berita fundamental ini hanya pemicu arah market saja , maka sulit menentukan batas batasan harga untuk menentukan target profit dan stoploss .Oleh karena itu trading secar a fundamental lebih banyak dilakukan oleh long term trader atau trader jangka panjang dengan modal yang lebih besar untuk bisa meredam liuk-liuk pasar.
Namun walaupun begitu kita perlu juga tahu cara baca forex factory untuk sekedar tambahan ilmu saja barangkali suatu saat diperlukan dalam trading atau sebagai pelengkap strategi trading. Karena bagaimanapun fungsi minimal dari sebuah kalender forex adalah sebagai rambu rambu untuk menentukan kapan masuk market atau kapan saatnya untuk diam dan menungguu.
Dibawah ini adalah contoh cara membaca kalender forex factory atau lebih sering diaktakan cara membaca forex factory :

Langkah paling simple untuk membaca kalender forex factory adalah dengan menjawab pertanyaan berikut
1. Mata uang apa yang beritanya akan rilis hari ini ?
Pada kalender forex factory anda bisa melihat currency pair yang beritanya akan rilis pada hari ini. Tidak semua pair memiliki berita yang akan dirilis. So , perhatikan pada kolom currency mata uang apa yang akan terbit beritanya. Dengan begitu anda bisa memutuskan apakah hari ini akan mentradingkan pair yang mengandung curency tersebut untuk memanfaatan volatilenya atau memilih untuk menghindari trading pada pair yang yang mengandung currency dan memilih pair lain agar analisa teknikal anda bisa berjalan normal.
2. Bagaimana impactnya ?
Pada kolom selanjutnya ada tulisan impact. Kata impact dalam bahasa indonesia artinya adalah Dampak. Pada kalender forex factory digambarkan dengan sebuah lambang yang berwarna.
Ada empat warna yang digunakan :
A. Putih , menunjukan bahwa tidak ada impact yang ditimbulkan. Biasanya kalender saat bank libur  .
B. Kuning , menunjukan bahwa dampaknya rendah atu bisa dibilang tidak terlalu berpengaruh.
C. Jingga , menunjukan bahwa dampaknya tergolong medium. Biasanya bisa menggerakan market kisaran 25 – 60 pips.
D. Merah , ini menunjukan bahwa dampaknya sangat besar sehingga bisa mengerkan market lebih dari 60 pips bahkan bisa mencapai 160 pips lebih.
Dari keempat jenis impact tersebut yang paling sering diwaspadai dan dimanfaatkan adalah yang impactnya berwarna merah .Karena biasanya yang merah inilah yang bisa menembus batas batas nilai market secara teknikal.
3. Jam berapa berita tersebut di rilis ?
Pada sebelah kanan kolom tanggal ada kolom jam saat berita fundamental dirilis. Jam tersebut secara default adalah waktu amerika .Oleh karena itu anda bisa merubahnya dengan mengklik tulisan jam sekarang lalu atur time zone nya menjadi waktu jakarta atau menjadi waktu sesuai market watch pada metatrader anda.
Setelah jam pada forex factory sama dengan jam pada market watch metatrader anda atau sama dengan jam di rumah anda. Anda bisa melihat kalender jam berapa berita dirilis dan menandainya untuk dijadikan rambu-rambu.
4. Berapa nilai rilis sebelumnya ?
Pada kolom sebelah kanan kalener forex factory anda akan menemukan kolom Previous . Ini adalah nilai terakhir yang dirilis dari sebuah jenis berita , atau dengan kata lain nilai bulan lalu .
Nilai previous ini dijadikan patokan dan tolak ukur atau sebagai pembanding dengan nilai terbaru yang akan diterbitkan secara resmi.
5. Berapa nilai perkiraannya ?
Nilai forecast atau nilai perkiraan adalah data yang didapat dari beberapa sumber terpercaya misalnya pengamat ekonomi atau bank sebelum nilai resminya dirilis.
Nilai forecast juga menggambarkan sebuah harapan , karena dengan melihat nilai forecastnya saja sebagian trader sudah memprediksi arah selanjutnya dan masuk pasar .
6. Berapa angka aktual ?
Angka aktual adalah angka rilis dari instansi resmi .Inilah angka yang ditunggu .Namun hanya kondisi angka yang jauh dari perkiraan yang lebih sering menggerakan pasar.

Lalu bagaimana membaca forex factory tersebut secara utuh ?
Pertama mari kita bedakan jenis beritanya terlebih dulu , ini hanya untuk memudahkan.
Jika nilai data pada beritanya meningkat itu menggembirakan , kita sebut sebagai hal positif , contohnya berita jumlah tenaga kerja. Analoginya adalah siapa yang tidak gembira ketika jumlah tenaga kerja meningkat ? 
Sebaliknya jika nilai beritanya meningkat namun membawa kesedihan kita sebut sebagai hal negatif. Contohnya berita jumlah pengangguran. Siapa yang tidak sedih ketika jumlah pengangguran semakin meningkat ?

Oke, dari situ kita puny arumus acuan seperti ini :
Hal positif => Meningkat ==> Kondisi ekonomi membaik ==> Mata uang menguat
Hal positif => Menurun ==> Kondisi ekonomi memburuk ==> Mata uang melemah
Hal negatif => Meningkat ==> Kondisi ekonomi memburuk ==> Mata uang menguat
Hal negatif => Menurun ==> Kondisi ekonomi membaik ==> Mata uang melemah

Selanjutnya bandingkan antara nilai Actual , Forecast dan Previous dengan rumusan:
Jika forecast hal positif > previous , dan Actualnya jauh lebih besar => Terus menguat
Jika forecast hal positif < previous , dan Actualnya jauh lebih besar => Menguat mendadak
Jika forecast hal positif > previous , dan Actualnya jauh lebih kecil => Melemah mendadak
Jika forecast hal positif < previous , dan Actualnya jauh lebih kecil => Terus melemah

Jika forecast hal negatif > previous dan Actualnya jauh lebih besar ==>Terus melemah
Jika forecast hal negatif< previous dan Actualnya jauh lebih besar ==>Melemah mendadak
Jika forecast hal negatif > previous dan Actualnya jauh lebih kecil ==> Menguat mendadak
Jika forecast hal negatif < previous dan Actualnya jauh lebih kecil==> Terus menguat

Jika antara forecast , previous dan actual perbedaannya tipis biasanya tidak terlalu berpengaruh pada gerakan market.
Seperti ini contoh cara membaca kalender  forex factory :


Pada pukul 08:30 diatas dirilis berita Non farm Employment change atau yang dikenal dengan Non Farm Payroll yang berimpact besar pada mata uang USD .

Nonfarm payroll menunjukan total pembayaran seluruh karyawan di luar bidang pertanian , ataupun menunjukan ketersediannya lapangan pekerjaan diluar pertanian dinegara Amerika sana. Semakin besar total pembayaran tersebut menunjukan semakin berkembangnya perusahaan perusahaan serta semakin banyaknya karyawan yang akan membelanjakan uangnya untuk konsumsi ,sehingga akan menghidupkan industri-industri lain yang secara global menunjukan roda ekonomi akan berjalan lancar.
Dari sini kita bisa melihat bahwa berita nonfarm payroll adalah hal positif . Semakin besar nilai nonfarm payrol maka semakin menunjukan penguatan ekonomi Amerika serta penguatan nilai mata uang USD .
Pada kalender forex factory diatas , forecastnya lebih besar dari previous artinya sudah banyak trader yang memprediksikan USD akan menguat . Ketika ternyata nilai actualnya benar lebih besar maka dari nilai previous , USD segera menguat terhadap mata uang lain . Inilah contoh penguatan nilai USD terhadap GBP:

Nilai USD menguat sehingga nilai GBP/USD turun .
Seperti itulah dasar untuk membaca kalender forex factory .Walaupun terlihat mudah seperti logika matematika biasa namun sekali lagi pada kenyataannya memprediksi arah market menggunakan news itu lebih sulit . Hal ini disebabkan karena emosi atau kepanikan dikalangan trader yang tercipta sebelum dan ketika berita dirilis antara  satu masa dengan masa berikutnya itu berbeda. Sehingga walaupun secara logika matematika market seharusnya bergerak naik , bisa jadi market malahan turun atau turun dulu menyentuh stoploss anda baru kemudian naik he..he..
So, Jika anda ingin bisa membaca forex factory dan menghasilkan trading dari cara seperti itu ,silahkan terus pelajari dan temukan ilmunya.. Untuk anda yang ingin tetap menggunakan analisa teknikal dalam menentukan arah market teruskanlah , jadikan cara membaca forex factory ini hanya sebatas tambahan pengetahuan saja.
Kita tidak perlu khawatir tidak bisa membaca kalender forex factory , tugas kita bukan lah untuk bisa membaca forex factory tapi untuk menghasilkan profit . Sukses selalu….
Sumber: siembah.com

Istilah Dalam Forex

Istilah Forex yang Umum

Mata Uang Mayoritas dan Minoritas
Delapan mata uang yang paling sering diperdagangkan (USD, EUR, JPY, GBP, CHF, CAD, NZD dan AUD) disebut mata uang mayor (mayoritas). Mata uang lainnya disebut sebagai mata uang minor (minoritas). Fab Five/ lima besar mata uang (USD, EUR, JPY, GBP dan CHF). Pasangan-pasangan 5 mata uang tersebut adalah yang paling liquid.

Mata Uang Dasar
Mata Uang dasar adalah mata uang pertama di setiap pasangan mata uang apapun. Mata uang dasar ini menunjukkan seberapa besar nilai mata uang dasar ini begitu diukur dengan mata uang kedua-nya. Misalnya, jika kurs USD/CHF sama dengan 1.6350, maka satu USD bernilai CHF 1.6350. di pasar Forex, dolar AS pada umumnya dianggap sebagai mata uang “dasar” untuk kuota, ini berarti bahwa kuota-kuota diekspresikan sebagai suatu unit $1 USD per mata uang lainnya yang dikuotakan dalam pasangan tersebut. Pengecualian utama pada aturan ini adalah pound Inggris, Euro, dan dolar Australia dan dolar Selandia Baru.

Mata Uang Kuota
Mata uang kuota adalah mata uang kedua di setiap pasangan mata uang. Mata uang tersebut seringkali disebut mata uang pip dan setiap keuntungan atau kerugian yang tidak disadari diekspresikan pada mata uang ini.

Pip (point)
Sebuah pip merupakan unit harga terkecil untuk setiap mata uang. Nyaris semua pasangan mata uang terdiri dari lima digit yang signifikan dan kebanyakan pasangan memiliki poin desimal langsung setelah digit yang pertama, yaitu EUR/USD sama dengan 1.2538. Pada contoh ini, satu buah pip sama dengan perubahan terkecil pada tempat desimal keempat – yaitu 0.00001. oleh karena itu, jika mata uang kuota di setiap pasangannya adalah USD, maka satu pip selalu sama dengan 1/100 dari satu sen.

Satu pengecualian yang perlu dicatat ialah pasangan USD/JPY di mana satu pip sama dengan $0.01.

Harga Bid
Bid adalah harga di mana pasar dipersiapkan untuk membeli suatu pasangan mata uang tertentu pada pasar Forex. Dengan harga tersebut, pedagang dapat menjual mata uang dasarnya. Hal ini ditunjukkan pada sisi kiri kuotasi.

Contohnya, pada kuota GBP/USD 1.8812/15, harga bid adalah 1.8812. ini berarti bahwa Anda menjual satu pound Inggris dengan harga 1.8812 dolar AS.

Harga Ask
Ask adalah harga di mana pasar dipersiapkan untuk menjual suatu pasangan mata uang tertentu di pasar Forex. Dengan harga ini, Anda bisa membeli mata uang dasarnya. Ask tersebut ditunjukkan pada sisi kanan kuotasi.

Misalnya, pada kuota EUR/USD 1.2812/15, harga ask-nya adalah 1.2815. Ini berarti Anda bisa membeli satu Euro seharga 1.2315 dolar AS. Harga ask juga disebut harga penawaran.

Spread Bid/Ask (selisih harga jual beli)
Spread adalah perbedaan antara harga bid dan harga ask.

Konvensi Kuota
Kurs-kurs pertukaran pada pasar Forex diekspresikan dengan menggunakan format berikut ini:
Mata uang dasar/mata uang kuota = Bid/Ask
Mata Uang Silang (Cross Rate Currency)
Mata uang silang adalah setiap pasangan mata uang yang tak ada satupun mata uangnya dolar AS (yang tidak ada USD nya). Pasangan-pasangan mata uang tersebut menunjukkan perilaku harga yang tidak menentu karena pedagang tersebut, sebenarnya, terlebih dulu memiliki dua USD untuk diperdagangkan. Contohnya, dengan mengajukan suatu long(pembelian) EUR/GBP sama dengan pembelian pasangan mata uang EUR/USD dan penjualan GBP/USD. Pasangan lintas mata uang seringkali menimbulkan biaya transaksi yang lebih tinggi (spread yang lebih besar).

Margin
Ketika Anda membuka rekening margin baru dengan suatu perusahaan broker forex, Anda harus mendepositokan minimum sejumlah uang dengan broker tersebut.

Setiap kali Anda melakukan perdagangan baru, suatu persentase tertentu dari neraca rekening pada rekening margin-nya akan menyimpannya sebagai persyaratan margin awal untuk perdagangan yang baru berdasarkan kepada pasangan mata uang yang menjadi dasar, harga mata uangnya, dan jumlah unit (atau lot) yang diperdagangkan. Ukuran lot selalu mengacu kepada mata uang dasarnya.

Misalnya, umpamanya Anda membuka rekening mini yang menyediakan leverage 200:1 atau margin 0.5%. rekening mini memperdagangkan lot-lot mini. Misalnya saja satu lot mini sama dengan $10,000. jika Anda membuka satu lot mini, selain harus menyediakan $10,000 penuh, Anda hanya membutuhkan $50 ($10,000 x 0.5% = $50).

Leverage
Leverage adalah rasio jumlah modal yang dipergunakan di dalam suatu transaksi pada deposit (margin) sekuritas yang diminta. Leverage merupakan kemampuan untuk mengontrol jumlah dolar yang besar pada suatu sekuritas dengan jumlah modal yang relatif kecil. Leverage sangat berbeda-beda pada para broker yang berbeda pula, berkisar antara 2:1 hingga 400:1.

Margin + Leverage = Kombinasi yang Bisa Mematikan bila tidak memahaminya.
Mata uang perdagangan pada margin memungkinkan Anda bisa meningkatkan daya beli. Ini berarti bahwa jika Anda memiliki uang $5,000 pada suatu rekening margin yang memungkinkan leverage 100:1, Anda bisa membeli sampai dengan mata uang seharga $500,000 karena Anda hanya harus menempatkan satu persen harga pembelian sebagai kolateral. Cara lainnya menyatakan hal ini ialah Anda memiliki $500,000 pada daya pembelian Anda.

Dengan daya beli yang lebih besar, Anda dapat meningkatkan total return Anda pada investasi dengan uang yang lebih sedikit. Tetapi berhati-hatilah, perdagangan dengan margin dapat memperbesar keuntungan DAN kerugian Anda.

Margin Call
Semua pedagang mengkhawatirkan margin call yang menakutkan. Hal ini terjadi ketika sistem broker Anda mengingatkan Anda bahwa equity margin Anda jatuh di bawah level minimum yang disyaratkan karena open posisi anda bergerak berlawanan (floating loss).

Ketika perdagangan dengan margin bisa menjadi strategi investasi yang menguntungkan, penting artinya bagi Anda untuk meluangkan waktu guna memahami resiko ini. Pastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami cara kerjanya, dan pastikan untuk membaca perjanjian marginnya.

Open Posisi Anda bisa dilikuidasi sebagian atau seluruhnya secara otomatis oleh sistem jika margin yang ada pada rekening Anda jatuh di bawah threshold yang telah ditentukan sebelumnya.

Margin call bisa secara efektif dihindari dengan memonitoring neraca rekening Anda dengan strategi trading yang benar, dan dengan memanfaatkan order-order stop-loss pada setiap open posisi (kontrol risk management).
Open Posisi anda akan otomatis di-cut paksa oleh sistem (automatic stop out) bila terjadi hal berikut :
1. Free Margin anda mendekati angka 0 (nol)
2. %Margin Level anda mendekati 100% atau kurang. (%margin level = equity / margin x 100%)

Virtual Dealer Plugin


Brokers Tricks

Pada masa sekarang ini, nyaris 90% broker forex menggunakan platform Metatrader. Bahkan broker besar seperti Oanda pun sejak awal tahun ini mulai beralih menggunakan Metatrader. Dukascopy yang semula bertahan menggunakan jForex, juga mulai menawarkan platform Metatrader meskipun masih dalam beta stage.

Metatrader merupakan platform trading yang sangat populer. Mudah digunakan, fleksibel karena dimungkinkan adanya custom indikator maupun custom script, dapat menjalankan automatic trading (expert advisor/robot), dan tidak perlu resources besar sehingga dapat berjalan di komputer seperti apapun.

Tetapi dibalik kemudahannya tersebut, ternyata terdapat sisi lain yang merugikan klien tapi menguntungkan broker. Hal ini justru dilakukan oleh perusahaan pembuat Metatrader sendiri yang pada Maret 2006 mengumumkan tersedianya sebuah program tambahan (plugin) yang dapat dibeli oleh para broker pengguna platform Metatrader.

Program tersebut ditujukan agar keuntungan broker dapat lebih meningkat dengan cara memanipulasi trading tanpa terdeteksi. Program tambahan tersebut dinamakan Virtual Dealer Plugin.


Plugin ini dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:
- delay eksekusi, sehingga klien mengalami requotes
- membesarkan atau mengecilkan spread
- menghentikan (freeze) terminal terutama poada saat news sehingga klien tidak dapat melakukan transaksi apapun
- membuat stoploss tidak efektif sehingga loss menjadi lebih besar
- dan masih banyak hal-hal lainnya yang menguntungkan broker tetapi merugikan klien

Hebatnya, semua hal tersebut terjadi secara otomatis, broker tidak perlu repot-repot melakukan secara manual, plugin tersebut akan menangani seluruhnya dengan otomatis. Klien dibuat agar mengalami loss sehingga uangnya berpindah ke tangan broker. Klien dibuat tidak menyadari bahwa loss tersebut akibat akal-akalan sehingga sulit untuk dibuktikan dan dilakukan penuntutan.

Salah satu contoh yang sering terjadi adalah lonjakan harga secara tiba-tiba (spike) seperti diperlihatkan pada gambar dibawah ini:


Spike adalah hal yang wajar terjadi dalam forex dimana biasanya dikarenakan adanya fundamental news release.

Tetapi apabila spike terjadi tanpa adanya news, maka patut untuk dicurigai. Cara mudah untuk mendeteksi apakah terjadinya spike tersebut adalah hal yang wajar, bandingkan saja dengan broker lain. Apabila broker lain tidak menunjukkan spike yang sama, maka segeralah pindah broker karena sudah jelas broker tersebut melakukan manipulasi.

Hal lain yang dilakukan broker adalah kadang kala membuat pergerakan harga sendiri sehingga chart-nya berbeda dengan broker lain seperti ditunjukkan pada gambar dibawah ini:


Terlihat pada gambar diatas bahwa terjadi perbedaan pergerakan harga. Hanya gunakan broker yang memiliki pergerakan harga yang sama dengan broker lainnya. Broker yang melakukan pergerakan harga sendiri biasanya scam broker.

Membesarkan atau mengecilkan spread adalah hal yang sangat mudah dilakukan oleh broker, seperti ditunjukkan pada gambar dibawah ini:



Dari gambar diatas terlihat bahwa GBPUSD memiliki spread 111,4 pip dan USDCHF 101,3 pip, padahal biasanya spread keduanya hanya sekitar 3-4 pip. Perhatikan jarak garis bid dan ask (garis merah dan abu-abu) sangatlah jauh sehingga membuktikan bahwa nilai spread sangat besar, sampai-sampai melewati beberapa candle.

Gambar berikut menunjukkan seperti apa apabila transaksi telah dilakukan sebelum spread membesar:


Tentunya kalau entry dilakukan sebelum spread membesar dan diberi nilai stoploss, bisa saja nilai stoploss tersebut terkena pembesaran spread sehingga mengalami loss. Akan tetapi apabila entry dilakukan pada saat spread telah membesar, bayangkan betapa sulitnya memperoleh profit karena harus menutup spread sebesar itu.

Bila saat ini Anda masih mengalami loss dan belum konsisten profit, hal-hal diatas tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Akan tetapi, apabila telah berhasil konsisten profit minimal selama 2 bulan berturut-turut, maka live acccount milik Anda akan otomatis masuk ke dalam watch list broker.

Perlu diingat, bila yang digunakan adalah Market Maker atau Dealing Desk broker maka profit yang Anda diperoleh sebenarnya adalah uang milik broker tersebut. Sehingga broker akan melakukan segala cara untuk mengamankan dirinya dan membuat kondisi agar trading yang dilakukan diusahakan agar loss.

Oleh karenanya, begitu terindikasi mampu konsisten profit minimal selama 2 bulan secara otomatis broker akan memasukkan nomor account Anda ke dalam watch list. Tujuannya agar account-account yang berada di watch list dibuat agar kemungkinan untuk mendapatkan profit menjadi lebih rendah.

Program Virtual Dealer Plugin akan dijalankan khusus hanya untuk account yang berada pada watch list. Requote akan sering terjadi, spike tiba-tiba terjadi, spread tiba-tiba membesar, stoploss tidak berfungsi, dan berbagai hal lainnya sehingga yang dialami bukan profit, tetapi loss terus menerus.

Berikut di bawah ini pengalaman seorang trader yang mengalami hal tersebut setelah sebelumnya berhasil profit beberapa bulan:

Meskipun pada artikel diatas disebutkan secara jelas nama broker yang melakukan kecurangan, tetapi sebenarnya akal-akalan seperti ini tidak terbatas hanya pada broker tersebut. Seluruh broker yang bersifat Market Maker atau Dealing Desk broker cenderung akan melakukan kecurangan demi mengamankan dirinya sendiri.

Ehm, terbayang bukan betapa sulitnya forex. Dapat melakukan trading dengan baik dan kemudian mampu menghasilkan profit saja sudah cukup sulit, apalagi setelahnya masih dicurangi oleh broker.

Kesimpulannya, perjalanan untuk mendapatkan profit dari forex harus melalui 2 tahapan. Tahap pertama, mengalahkan market sehingga mampu konsisten profit. Tahap kedua, berpetualang dari satu broker ke broker lain sampai pada akhirnya menemukan broker yang tepat dan tidak bertindak curang.

Memang secara teoritis broker yang baik adalah yang berjenis ECN, tetapi memilih yang tepat pun agak sulit dikarenakan saat ini banyak broker yang mempromosikan diri sebagai ECN tetapi faktanya masih seperti Market Maker atau Dealing Desk broker. Label ECN digunakan hanyalah untuk keperluan marketing saja agar banyak klien tertarik, tetapi sebenarnya broker tersebut bukan murni ECN.

Semoga tulisan ini dapat membantu banyak pihak untuk lebih waspada terhadap broker. Segeralah pindah broker apabila mengalami hal-hal seperti diatas bila tidak ingin dirugikan.
Baca juga : Virtual Dealer Plugin oficial PDF

Sumber:ayotradefx.com

Apa itu Leverage dan Mengapa Leverage adalah seperti Pedang Bermata Dua ?

Salah satu alasan mengapa begitu banyak orang yang tertarik untuk trading forex dibandingkan dengan instrumen keuangan lainnya adalah bahwa dengan forex, Anda biasanya bisa mendapatkan leverage lebih tinggi dari yang bias Anda dapat dengan saham. Meskipun banyak trader mendengar tentang kata ‘leverage’, beberapa dari mereka memiliki petunjuk tentang apa leverage itu, cara kerja leverage, dan bagaimana leverage dapat berdampak pada dasar atau garis bawah trading mereka.
Apa itu leverage?
Leverage melibatkan pinjaman sejumlah uang yang dibutuhkan untuk berinvestasi dalam sesuatu. Dalam kasus forex, uang biasanya dipinjam dari broker. Forex trading perlu untuk menawarkan leverage tinggi dalam artian bahwa hal ini perlu untuk kebutuhan margin awal sehingga trader dapat membangun dan mengkontrol  sejumlah besar uang.
Untuk menghitung marjin berbasis leverage, bagi total nilai transaksi dengan jumlah margin yang Anda harus pasang

Margin  Leverage =
Nilai Total Transaksi
Margin yang dibutuhkan
Misalnya, jika Anda diminta untuk deposit 1% dari nilai total transaksi margin dan Anda berniat untuk trading satu lot standar USD / CHF yang setara dengan US $ 100.000, margin yang dibutuhkan adalah US $ 1.000. Jadi, leverage margin  Anda menjadi 100:1 (100,000 / 1000). Untuk persyaratan margin yang hanya 0,25%, leverage margin akan 400:1, dengan menggunakan rumus yang sama.
Namun, leverage margin tidak selalu mempengaruhi risiko seseorang. Apakah trader memasang 1% atau 2% dari nilai transaksi sebagai margin, hal ini tidak dapat mempengaruhi besarnya keuntungan atau kerugian. Ini disebabkan karena investor selalu mendapat atribut lebih dari margin yang dibutuhkan untuk posisi apapun. Apa yang perlu Anda lihat adalah leverage yang sebenarnya, bukan leverage margin.
Untuk menghitung leverage yang sebenarnya sedang Anda gunakan, cukup membagi total nilai nominal posisi yang Anda buka dengan modal trading Anda.

Leverage Sebenarnya =
Total Nilai Transaksi
Total Trading Capital
Misalnya, jika Anda memiliki $ 10.000 dalam account Anda, dan Anda membuka posisi $ 100.000 (yang setara dengan satu lot standar), Anda akan trading dengan leverage 10 kali dari pada account yang Anda miliki (100.000 / 10.000). Jika Anda trading dengan dua kali lot standar, yang bernilai $ 200.000 dalam nilai nominal dengan $ 10.000 di account Anda, maka leverage pada account Anda adalah 20 kali (200.000 / 10.000).
Ini juga berarti bahwa margin berdasarkan leverage sama dengan maksimum leverage riil yang dapat digunakan trader. Dan karena kebanyakan pedagang tidak menggunakan seluruh account mereka sebagai margin untuk setiap perdagangan mereka, maka leverage yang sebenarnya cenderung berbeda dari yang bias mereka manfaatkan untuk margin
Leverage dalam Trading Forex
Dalam trading, kami memonitor pergerakan mata uang di pips, yaitu perubahan terkecil dalam harga mata uang, dan yang dapat di tempat desimal kedua atau keempat dari harga, tergantung pada pasangan mata uang. Namun, gerakan-gerakan ini benar-benar hanya pecahan dari satu sen. Misalnya, ketika pasangan mata uang seperti GBP / USD bergerak 100 pips 1,9500-1,9600, maka ini berarti selisihnya hanya bernilai $ 0,01 dari nilai tukar.
Inilah sebabnya mengapa transaksi mata uang harus dilakukan dalam jumlah besar, sehingga memungkinkan pergerakan harga menit dapat dirubah ke dalam keuntungan yang layak saat diperbesar melalui penggunaan leverage. Ketika Anda deal dalam jumlah besar seperti $ 100.000, perubahan kecil dalam harga mata uang dapat menghasilkan keuntungan atau kerugian yang signifikan.
Ketika trading forex, Anda akan diberi kebebasan dan fleksibilitas untuk memilih jumlah leverage real berdasarkan gaya trading Anda, kepribadian dan preferensi manajemen uang.
Risiko Leverage Real berlebihan
Leverage Real memiliki potensi untuk memperbesar keuntungan atau kerugian besar yang sama. Semakin besar jumlah modal dalam account yang Anda gunakan, semakin tinggi risiko yang harus Anda pertimbangkan.Sebagai Catatan,  bahwa risiko ini tidak selalu berhubungan dengan leverage margin meskipun  leverage margin juga dapat mempengaruhi jika trader tidak hati-hati.
Mari kita menggambarkan hal ini dengan contoh.
Kedua Trader A dan B mempunyai modal trading sebesar US $ 10.000, dan mereka trading dengan broker yang memerlukan margin deposit 1%. Setelah melakukan beberapa analisis, keduanya sepakat bahwa USD / JPY sedang berada bagian atas dan nilainya pasti jatuh. Oleh karena itu, keduanya memutuskan untuk mengambil USD / JPY di 120.
Trader A memilih untuk menerapkan 50 kali leverage nyata pada perdagangan ini oleh shorting US $ 500.000 senilai USD / JPY (50 x $ 10,000) berdasarkan modal trading $ 10.000 nya. Karena USD / JPY berdiri di 120, satu pip USD / JPY untuk satu lot standar adalah senilai sekitar US $ 8,30, jadi satu pip USD / JPY untuk lima lot standar adalah senilai sekitar US $ 41,50. Jika USD / JPY naik ke 121, Trader A akan kehilangan 100 pips pada trading ini, yang setara dengan kerugian sebesar US $ 4.150. Kerugian ini mewakili 41,5% kekalahan dari modal perdagangan totalnya.
Trader B adalah pedagang yang lebih berhati-hati dan memutuskan untuk menerapkan lima kali leverage nyata pada perdagangan ini oleh shorting US $ 50.000 senilai USD / JPY (5 x $ 10,000) berdasarkan modal trading $ 10.000 nya. Itu senilai $ 50.000 USD / JPY sama dengan hanya separuh dari 1 lot standar. Jika USD / JPY naik ke 121, Trader B akan kehilangan 100 pips pada trading ini, yang setara dengan kerugian sebesar $ 415. Rugi ini merupakan 4,15% dari modal total tradingnya nya
Lihat tabel di bawah untuk melihat bagaimana account trading  kedua trader dibandingkan setelah kehilangan 100-pip.
-Trader ATrader B
Modal Trading$10,000$10,000
Leverage Sebenarnya yang digunakan50 times5 times
Total Nilai Transaksi$500,000$50,000
Jika Kalah 100 pip-$4,150-$415
Kerugian Modal dalam %41.5%4.15%
Sisa Modal dalam %58.5%95.8%
Tabel 1 : Semua angka dalam USD
Leverage yang berlebihan dapat membahayakan
Dengan jumlah yang lebih kecil dari leverage nyata yang diterapkan pada masing-masing trading, Anda mampu untuk memberikan trading  ruang lebih banyak untuk bernapas dengan menetapkan titik henti lebih luas tetapi yang wajar dan menghindari risiko terlalu banyak uang Anda. Sebuah trading  dengan leverage tinggi dapat menguras account trading anda dengan cepat jika keadaannya sedang berlawanan dengan Anda , karena Anda akan menederita kerugian yang lebih besar akibat dari  banyak lot besar yang digunakan. Perlu diingat bahwa leverage benar-benar fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing trader. Memiliki tujuan dalam trading yang sangat menguntungkan adalah bukan tentang membuat jutaan uang Anda pada akhir bulan ini atau tahun ini
Bagaimana leverage bekerja di pasar forex?
Konsep leverage digunakan oleh kedua investor dan perusahaan. Investor menggunakan leverage secara signifikan untuk meningkatkan keuntungan yang dapat diberikan melalui investasi. Mereka bertumpu pada investasi mereka dengan menggunakan berbagai instrumen yang termasuk opsi, futures dan rekening margin. Perusahaan dapat menggunakan leverage untuk membiayai aset mereka. Dengan kata lain, bukan menerbitkan saham untuk meningkatkan modal, perusahaan dapat menggunakan pembiayaan utang untuk berinvestasi dalam kegiatan usaha dalam upaya untuk meningkatkan nilai pemegang saham.
Dalam forex, investor menggunakan leverage untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukar antara dua Negara yang berbeda. Leverage yang dicapai di pasar forex adalah salah satu yang tertinggi yang didapat oleh  investor. Leverage adalah pinjaman yang diberikan kepada investor oleh broker yang menangani account forex nya. Ketika seorang investor memutuskan untuk berinvestasi di pasar forex, dia harus terlebih dahulu membuka rekening margin dengan broker. Biasanya, jumlah leverage yang diberikan adalah baik 50:1, 100:1 atau 200:1, tergantung pada broker dan ukuran posisi investor dalam trading. Standar perdagangan dilakukan pada 100.000 unit mata uang, sehingga untuk perdagangan sebesar ini, leverage yang disediakan biasanya 50:1 atau 100:1. Leverage 200:1 biasanya digunakan untuk posisi $ 50.000 atau kurang.
Untuk trading mata uang $ 100.000, dengan margin sebesar 1%, investor hanya perlu deposit $ 1000 ke rekening margin-nya. Leverage yang diberikan pada perdagangan seperti ini adalah 100:1. Leverage sebesar ini secara signifikan lebih besar dari leverage 2:1 umumnya dilengkapi pada ekuitas dan leverage 15:1 yang disediakan oleh pasar berjangka. Meskipun leverage 100:1 mungkin tampak sangat riskan, risikonya secara signifikan lebih sedikit jika Anda menganggap bahwa perubahan harga mata uang biasanya kurang dari 1% selama trading hari itu. Jika mata uang berfluktuasi sebanyak ekuitas, broker tidak akan mampu untuk memberikan banyak pengaruh.
Walaupun kemampuan untuk mendapatkan keuntungan signifikan dengan menggunakan leverage adalah besar, leverage juga dapat bekerja melawan investor. Sebagai contoh, jika mata uang yang mendasari salah satu trading Anda bergerak ke arah yang berlawanan dari apa yang Anda percaya akan terjadi, leverage akan sangat menguatkan potensi kerugian. Untuk menghindari bencana seperti itu, trader forex biasanya menerapkan gaya trading yang ketat yang mencakup penggunaan stop dan limit orders.
Sumber:informasiforex.com
Jika dirasa Artikel ini bermanfaat, Silahkan klik like us facebook RumahFx di kanan kolom halaman ini.

Kumpulan Tutorial

 

Apakah anda Bertrading ataukah Berjudi ?



Kamus Merriam-Webster mendefinisikan  judi sebagai:
1. a: bermain permainan uang atau harta
b: bertaruh pada hasil yang tidak pasti
2. Mempertaruhkan sesuatu pada sebuah kontingensi/kemungkinan: mengambil kesempatan
Ketika perdagangan dibuka, perjudian mengambil arti yang jauh lebih kompleks dan dinamis daripada apa yang diberikan dalam definisi. Banyak trader melakukan perjudian tanpa menyadarinya; trading dengan cara atau untuk alasan adalah duak hal yang berbeda tingkat keberhasilannya di pasar.
Pada artikel ini kita akan melihat cara tersembunyi di mana perjudian merayap ke dalam praktek trading, serta stimulus yang dapat mendorong seseorang untuk melakukan trading (dan mungkin berjudi) secara bersamaan.
Kecenderungan Perjudian Tersembunyi
Hal ini sangat mungkin bahwa setiap orang yang percaya mereka tidak memiliki kecenderungan berjudi tidak akan bahagia mengakui bahwa ternyata mereka sebenarnya bertindak atas dorongan perjudian. Dan belum ditemukan apa yang mendorong kita untuk mengambil tindakan tertentu sehingga dapat menciptakan perubahan dalam diri kita sebagai motivator yang mendasar yang ditemukan oleh pikiran sadar
Sebelum menggali kecenderungan perjudian padahal sebenarnya perdagangan, ada satu kecenderungan yang tampak pada banyak orang bahkan sebelum perdagangan berlangsung. Motivator yang sama ini terus dampak pedagang mendapatkan pengalaman mereka dan menjadi peserta pasar biasa.
Social Proofing
A person may not even have an interest in trading or investing within the financial markets, but social pressures induce them trade or invest anyway. This is especially common when large numbers of people are talking about investing in the markets (often during the final phase of a bull market). The person feels pressured to conform by their social circle. Thus they invest so as not to disrespect or disregard other’s belief’s or feel left out.
Sosial Proofing
Seseorang mungkin tidak memiliki kepentingan dalam perdagangan atau investasi dalam pasar keuangan, tetapi tekanan sosial menyebabkan mereka berdagang atau investasi tetap. Hal ini sangat umum ketika sejumlah besar orang-orang membicarakan tentang investasi di pasar (sering selama tahap akhir dari bull market). Orang yang merasa tertekan untuk disesuaikan dengan lingkaran sosial mereka. Jadi mereka berinvestasi sehingga mereka tidak merasa sebagai orang yang tidak dihormati atau diabiakan atau
Membeli beberapa saham atau menempatkan beberapa perdagangan dalam upaya untuk memenuhi tuntutan kekuatan-kekuatan sosial tidak berjudi dalam dirinya sendiri dan jika orang yang benar-benar tahu apa yang mereka lakukan, tetapi memasuki transaksi keuangan tanpa pemahaman investasi yang solid adalah perjudian … terlepas dari apa yang media sosial perankan. Orang ini tidak memiliki pengetahuan untuk menggunakan kontrol atas keuntungan dari pilihan mereka. Ada banyak variabel di pasar, dan kesalahan informasi atau disinformasi dalam investor atau trader membuat skenario perjudian. Sampai pengetahuan telah dikembangkan yang memungkinkan seseorang untuk mengatasi kemungkinan kehilangan, perjudian berlangsung dengan setiap transaksi yang terjadi. atau merasa ditinggalkan.
Berkontribusi Faktor Perjudian
Setelah seseorang terlibat dalam pasar keuangan, ada kurva belajar, yang didasarkan pada pembahasan pemeriksaan sosial di atas mungkin tampak seperti itu adalah judi. Hal ini mungkin atau mungkin tidak benar berdasarkan individu. Tergantung pada bagaimana pendekatan seseorang  terhadap pasar akan menentukan apakah mereka menjadi seorang trader yang sukses atau tetap menjadi penjudi abadi di pasar keuangan. Berikut ini adalah dua sifat (di antara banyak) yang mudah dilupakan tetapi memberikan kontribusi kepada kecenderungan perjudian di pedagang.
Gambilng dalam trading untuk kesenangan
Bahkan kekalahan dapat membangkitkan emosi dan rasa kekuasaan atau kepuasan, terutama ketika berkaitan dengan pembuktian sosial. Jika setiap orang di lingkaran sosial seseorang adalah kehilangan uang di pasar, kehilangan uang pada perdagangan akan memungkinkan orang yang memasuki percakapan dengan kisah mereka sendiri. Ketika seseorang perdagangan untuk kegembiraan atau alasan pembuktian sosial, kemungkinan bahwa mereka berdagang dalam gaya perjudian bukan dengan cara metodis dan diuji. Perdagangan pasar adalah sangat menarik, link tersebut menghubungkan  seseorang ke jaringan global pedagang dan investor semua dengan latar belakang ide-ide yang berbeda dan keyakinan. Namun terperangkap dalam gagasan “” perdagangan, kegembiraan, atau pasang surut emosional dan cenderung mengurangi bertindak secara sistematis dan metodis
Trading untuk menang, dan tidak trading pada sebuah sistem
Perdagangan secara metodis dan sistematis adalah penting dalam setiap peluang berdasarkan skenario. Trading untuk menang sepertinya alasan yang paling jelas untuk trading, setelah semua, mengapa trade jika Anda tidak bisa menang? Tapi ada hal yang menggangut yg tersembunyi  pada keyakinan dan perdagangan. Sementara membuat uang hasil yang diinginkan secara keseluruhan, perdagangan untuk menang benar-benar dapat membawa kita jauh dari realisasi menghasilkan uang. Jika menang adalah motivator utama kami, skenario berikut ini mungkin untuk bermain keluar: Jill membeli saham saat ia merasa itu adalah oversold dibandingkan dengan sisa yang di pasar. saham terus jatuh, menempatkan dirinya dalam posisi negatif. Alih-alih menyadari bahwa saham tidak hanya oversold dan bahwa sesuatu yang lain harus terjadi di sini, ia terus mempertahankan posisinya, berharap itu akan kembali agar dia bisa menang (atau bahkan impas) pada perdagangan. Fokus pada kemenangan telah memaksa pedagang ke posisi di mana mereka tidak bisa keluar dari posisi buruk karena untuk melakukannya akan mengakui bahwa mereka kehilangan perdagangan itu.
Trader yang baik mengambil banyak kerugian, mereka mengakui mereka salah dan terus menjaga kerugian yang kecil. Tidak harus menang pada setiap transaksi dan mengambil kerugian ketika kondisi menunjukkan mereka seharusnya adalah apa yang memungkinkan mereka bisa menguntungkan lebih banyak perdagangan. Menahan posisi kalah baru setelah kondisi entri asli telah berubah atau berbalik negatif bagi perdagangan berarti trader sekarang gambling dan tidak lagi menggunakan metode trading suara (jika mereka pernah ada)

KESIMPULAN
Kecenderungan gambling berjalan jauh lebih dalam dari apa yang kebanyakan orang pada awalnya melihat, dan juga di luar definisi standar. Gambling dapat dilihat dari bentuk  kebutuhan pembuktian diri sendiri dalam lingkup sosial, atau bertindak dengan cara yang diterima secara sosial yang menghasilkan dalam mengambil tindakan di lapangan yang mereka tahu sedikit tentang hal tersebut. Gambling di pasar sering terlihat pada orang yang melakukannya terutama pada orang yang emosionalnya tinggi yang mereka terima dari kesenangan dan aksi pasar. Akhirnya,bukan sistem perdagangan yang metodis dan teruji, tetapi lebih bergantung pada emosi atau harus-menang sikap untuk menciptakan keuntungan menunjukkan orang itu adalah  gambling di pasar dan kemungkinan tidak akan berhasil selama banyak perdagangan.
Sumber:informasiforex.com
Jika dirasa Artikel ini bermanfaat, Silahkan klik like us facebook RumahFx di kanan kolom halaman ini.