Powered by Blogger.

Aturan Trading Forex : Pendahuluan


 

Mengapa Trading Mata Uang?
Ada 10 alasan utama mengapa pasar mata uang adalah tempat yang bagus untuk trading:
1. Anda bisa trading dengan gaya apapun. Strategi dapat dibangun dengan melihat grafik lima menit, grafik per jam, grafik harian atau bahkan grafik mingguan.
2. Ada banyak informasi – grafik, berita real-time, penelitian – semua tersedia secara gratis.
3. Semua informasinya ada di publik dan disebarluaskan langsung.
4. Anda dapat mengumpulkan bunga trading setiap hari atau bahkan jam.
5. Ukuran lot dapat disesuaikan, yang berarti bahwa Anda dapat melakukan trading dengan $ 500 dolar yang hampir sama dengan account trading $ 500 juta.
6. Leverage yang bisa disesuaikan memungkinkan Anda sekonservatif atau seagresif yang Anda inginkan ( margin 100:1).
7. Tanpa Komisi berarti bahwa setiap kemenangan atau kerugian diperhitungkan hanya dalam P & L.
8. Anda dapat tarding 24 jam sehari dengan likuiditas (lebih dari $ 20 juta).
9. Tidak ada diskriminasi untuk sell atau buy (tidak ada aturan uptick).
10. Anda tidak bisa kehilangan modal lebih dari yang Anda masukkan ke dalam margin saat terjadi margin call otomatis.
Peringatan
Tutorial ini dirancang untuk membantu Anda mengembangkan pendekatan trading secara logis dan cerdas untuk trading di mata uang berdasarkan 10 prinsip utama. Sistem dan ide-ide yang disajikan di sini berasal dari pengamatan bertahu-tahun di pasar mata uang dan hal ini memberikan pendekatan baik untuk trading sesuai dengan tren dan setup countertrend (bukan berarti selalu ada jaminan sukses). Tidak ada pengaturan trading yang 100% akurat. Itulah mengapa kami menunjukkan kegagalan maupun keberhasilan – sehingga Anda dapat belajar dan memahami kemungkinan mendapatkan keuntungan dan kerugian saat trading.
10 Aturan Trading
1. Jangan Biarkan Pemenang menjadi yang kalah
2. Logika menang, Keraguan kalah
3. Jangan mempertaruhkan lebih dari 2% per trading
4. Bergerak sesuai analisa fundamental, Masuk dan Keluar sesuai analisa teknis
5. Memasangkan mata uang yang kuat dengan yang lemah
6. Benar di awal Berarti Anda salah
7. Mengetahui Perbedaan kalkulasi
8. Yang sangat matematis itu secara psikologis Mustahil
9. Risiko sebelumnya bisa ditentukan, tetapi hasil tidak bisa diprediksi
10. Tidak Alasan sama sekali
Trading itu seperti seni daripada ilmu. Oleh karena itu, tidak ada aturan trading yang absolut (kecuali tentang Stop loss!) Namun demikian, 10 aturan ini bekerja dengan baik di berbagai lingkungan pasar, dan akan membantu Anda waspada – dan keluar dari bahaya.
Sumber:informasiforex.com
Jika dirasa Artikel ini bermanfaat, Silahkan klik like us facebook RumahFx di kanan kolom halaman ini.

Panduan MetaTrader 4 Untuk Pemula: Tips dan Trik



Sudah banyak tradaer yang mengenal platform MT4, oleh karena itu, mereka akan mencari beberapa tips dan trik yang akan membantu mereka memproses dengan lebih mudah dan menghemat waktu. Simak beberapa tips dan trik berikut ini:
Profiles
Trader bisa menyimpan grup chart: bagaimana chart dan window yang berbeda diatur pada layar. Layoutnya bisa disimpan dengan klik “Profile” ikondan pilih “Save Profile As”. Banyak Profile bisa disimpan sehingga trader bisa memilih tampilan layar mereka. Untuk mengakses Profile, klik ikon “Profile” dan pilih dari daftar drop-down. Beberapa profil default ada dalam menu drop-down.
Trendlines
Trendlines diambil dari grafik utama untuk membantu mengidentifikasi area support dan resistance. Klik pada ikon “Trendline” untuk menggambar trendline pada grafik: klik dan drag untuk menentukan trendline, kemudian lepaskan tombol mouse. Double-klik pada trendline untuk membuat perubahan:
  • Klik dan tarik kedua ujung trendline untuk memutar.
  • Klik dan tarik kotak pusat trendline untuk mengubah trendline ke tingkat harga yang berbeda.
  • Tekan dan tahan tombol “Ctrl” dan klik pada trendline untuk menggambar trendline paralel.
  • Klik kanan untuk membuka “Trendline Properties” untuk mengatur warna dan gaya dan menentukan parameter lainnya.
  • Klik kanan dan pilih “Hapus” untuk menghapus trendline tersebut.
Mode Crosshair
Mode crosshair dapat dengan cepat diakses dengan klik tombol tengah mouse. Sementara mode crosshair sedang digunakan, trader dapat memindahkan crosshair ke setiap bar harga, atau setiap bagian dari bar harga, dan waktu yang sesuai dan spot harga akan mudah diidentifikasi. Gambar 20 mengilustrasikan konsep ini. Mode crosshair berguna ketika menentukan waktu tertentu dan spot harga, seperti ketika mencari level high atau low, atau ketika mengidentifikasi kapan bar dicetak. Mode crosshair juga dapat dibuka dengan klik ikon “Crosshair”  di toolbar.
Gambar 20: Mode crosshair mempermudah mendapatkan bar harga high dan/atau low, dan juga waktu dan tanggal bar tersebut.
Menghapus Gambar Objek
Obyek gambar terakhir yang diambil, baik itu adalah trendline atau retracement fibonacci, dapat dihapus dari grafik dengan mengklik tombol backspace. Lanjutkan mengklik tombol backspace untuk menghapus objek tambahan.
Chart
Bila lebih dari satu tabel terbuka, tab akan muncul di bawah window grafik. Setiap tab akan memiliki nama simbol dan jangka waktunya. Double-klik pada tab memungkinkan para trader untuk beralih dari melihat grafik tunggal ke melihat semua grafik yang ditampilkan pada saat yang sama. Tampilan dapat disesuaikan dengan mengklik “Window” di tool bar dan pilih daftar drop-down. Pilihan termasuk “Cascade”, yang menumpukan satu grafik di atas yang lain, dan “Tile Horisontally,” yang menciptakan grafik berukuran sama dan teratur dengan rapi.
Kesimpulan
Meskipun mudah untuk mengatur MT4 dan mulai membuka posisi, itu memerlukan waktu dan usaha untuk mempelajari seluk-beluk program untuk memanfaatkan fitur-fiturnya. Panduan ini berfungsi sebagai pengenalan, dan sumber daya tambahan yang tersedia melalui Panduan Pengguna MT4 dan Komunitas MQL4.
Sumber:informasiforex.com
Jika dirasa Artikel ini bermanfaat, Silahkan klik like us facebook RumahFx di kanan kolom halaman ini.

Menjadi Trader Forex Paruh Waktu Yang Sukses



Trading forex paruh waktu dapat menjadi cara untuk menambah penghasilan Anda, tidak peduli apa situasi atau jadwal Anda. Bahkan jika Anda bekerja penuh waktu atau memegang pekerjaan paruh waktu, Anda masih dapat menemukan waktu untuk berdagang di pasar yang berpotensi menguntungkan.
Kunci Untuk Sukses di Pasar Forex
Kunci untuk trading forex yang sukses adalah spesialis dalam pasangan mata uang yang ditradingkan pada saat Anda ada waktu untuk trading, dan menggunakan strategi yang tidak memerlukan pemantauan portofolio yang konstan. Platform perdagangan otomatis mungkin cara terbaik untuk melakukannya, khususnya bagi trader baru atau mereka yang memiliki pengalaman terbatas.
1. Temukan Pasangan Mata Uang Yang Pas Untuk Trading
Meskipun trading forex 24 jam sehari sepanjang minggu, waktu terbaik untuk trading adalah selama jam volume puncak untuk menjamin likuiditas. Likuiditas adalah kemampuan pedagang untuk menjual posisi, yang jauh lebih mudah dilakukan ketika pasar sedang aktif. Dengan asumsi jika Anda bekerja pada pukul 9 hingga pukul 17, maka Anda bisa trading pada awal atau akhir hari. Tergantung pada pasangan mata uang yang Anda tradingkan, volume tinggi dapat terjadi pada akhir hari. Waktu tersebut mungkin adalah waktu yang tepat untuk bertrading.
Untuk trader kecil dengan mini account dan pemula yang tidak memiliki pengalaman, para ahli menyarankan untuk trading pada mata uang AS terhadap berbagai mata uang asing. Bahkan trader yang lebih berpengalaman lebih memilih trading pada mata uang AS terhadap mata uang asing lainnya, meskipun banyak trader forex berpengalaman juga akan trading pada pasangan mata uang asing.
Sebagian besar volume dolar yang ditradingkan di pasar forex terjadi pada pasangan mata uang di bawah ini. Karena likuiditas yang baik dalam pasangan mata uang ini, mungkin langkah bijaksana bagi trader paruh waktu untuk membatasi trading pada mata uang yang ditradingkan dengan cepat ini.
USD/EUR
USD/JPY
USD/GBP
USD/CHF
USD/CAD
USD/AUD
Untuk trader paruh waktu dengan pengalaman yang lebih, dan dengan waktu untuk pemahaman kondisi dan keadaan yang dapat mempengaruhi harga mata uang, pasangan mata uang berikut juga menawarkan likuiditas yang tinggi.
EUR/GPB
EUR/JPY
EUR/CHF
Karena trader paruh waktu memiliki waktu yang terbatas untuk trading, para ahli menyarankan untuk trading hanya pada pasangan USD/EUR. Pasangan mata uang ini lah yang paling sering ditradingkan, dan banyak informasi mengenai mata uang ini di media cetak, siaran dan internet.
Sebaliknya, para ahli tidak menganjurkan trader paruh waktu untuk trading dua pasang mata uang yang mungkin membutuhkan pengetahuan yang lebih canggih, dan jika informasi tersebut tidak terlalu banyak.
2. Atur Trading Sistem Otomatis
Trader paruh waktu mungkin memilih untuk trading sendiri, atau memilih program trading otomatis untuk melakukan trading untuk mereka.
Ada berbagai program trading otomatis dengan spektrum penuh dari fungsi yang tersedia di pasar. Beberapa dari mereka mungkin dapat memantau harga mata uang secara real time, posisi order pasar (memaksakan batas, pasar-jika-menyentuh, atau stop order), mengakui adanya spread profit dan secara otomatis akan order. Harap dicatat, bagaimanapun, bahkan jika order telah dilakukan, tidak ada jaminan bahwa order tersebut sesuai dengan harga yang diharapkan, khususnya di pasar yang bergerak cepat.
Program ” set and forget ” mungkin cara terbaik untuk trader paruh waktu mulai belajar tentang forex trading, dan memungkinkan perangkat lunak untuk membuat keputusan yang otomatis. Beberapa program otomatis menawarkan “plug and play” sederhana – cara mudah bagi trader paruh waktu pemula untuk memulai trading. Ini adalah salah satu manfaat utama dari trading otomatis – disiplin, trading tanpa emosi. Trader paruh waktu yang lebih berpengalaman mungkin lebih suka turun tangan dan memilih software trading otomatis yang dapat diatur ulang.
3. Terapkan Nafsu dan Disiplin
Untuk trader yang mengambil keputusan trading sendiri dan tidak mengandalkan sistem otomatis, disiplin dan nafsu sangat penting untuk sukses. Trader paruh waktu disarankan untuk mengambil keuntungan ketika sudah tercapai dan bukan mengantisipasi spread yang meluas dan keuntungan yang lebih besar. Hal ini memerlukan disiplin diri di pasar trending di spread yang melebar itu menguntungkan. Karena tren bisa berbalik seketika dan dipengaruhi oleh beberapa peristiwa eksternal yang mana trader paruh waktu mungkin tidak menyadari, trader yang sukses akan mengambil keuntungan ketika mereka bisa. Order trailing stop dan stop market dapat diatur untuk melindungi terhadap pembalikan pasar yang tiba-tiba dan untuk meminimalkan risiko. Tapi seperti disebutkan sebelumnya, tidak ada jaminan bahwa order diatur sesuai dengan harga diantisipasi.
Trader paruh waktu dengan pengalaman sedikit tidak disarankan untuk memulai trading dengan dana kecil. Dengan membuka account forex mini, yang membutuhkan setoran tunai yang lebih kecil dari standar, trader dapat mengontrol 10.000 unit mata uang. Standar lot dapat mengendalikan 100.000 unit mata uang. Deposit minimum untuk mini account mungkin mulai dari $2.000-$10.000.
Dengan leverage yang ditawarkan kepada trader, maksimal 1:400, potensi keuntungan dan kerugian bisa  sangat besar. Leverage yang didefinisikan sebagai uang pinjaman, yang diperoleh dari lembaga keuangan atau perusahaan pialang, yang memungkinkan trader untuk membeli banyak mata uang sesuai margin. Dengan kata lain, leverage memungkinkan trader untuk order hanya sebagian kecil dari uang yang diwakili dalam banyak mata uang. Misalnya, dengan margin 1%, hanya $1.000 yang dibutuhkan untuk trading senilai $100.000.
Akhirnya, jangan pernah bertaruh uang lebih dari yang anda antisipasi.
Kesimpulan
Forex trading paruh waktu yang sukses adalah masalah disiplin, nafsu dan trading pada pasangan mata uang yang tepat pada waktu yang tepat. Untuk pemula, program trading otomatis mungkin adalah cara terbaik untuk masuk ke forex trading, paling tidak sampai trader pemula tersebut menjadi lebih akrab dengan prosedur dan kemungkinan trading.
Seperti aspek berinvestasi atau berspekulasi, tidak ada jaminan bahwa Anda akan mendapat keuntungan. Namun, cerdas, berpengetahuan, trader berpengalaman – dan bahkan pemula di forex trading – akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mendapat uang jika mereka mengikuti prinsip-prinsip sederhana yang dijelaskan di atas.
Sumber:informasiforex.com
Jika dirasa Artikel ini bermanfaat, Silahkan klik like us facebook RumahFx di kanan kolom halaman ini.

Pertukaran Mata Uang: Kurs Floating Vs. Kurs Tetap



Apakah Anda tahu bahwa pasar valuta asing (juga dikenal sebagai FX atau forex) merupakan pasar terbesar di dunia? Bahkan, lebih dari $3 triliun diperdagangkan di pasar mata uang ini setiap harinya, seperti di tahun 2009. Artikel ini akan membantu Anda untuk memahami kurs dan fluktuasi.
Apakah Kurs Itu?
Kurs adalah tingkat di mana suatu mata uang dapat ditukar dengan mata uang lainnya. Dengan kata lain, nilai mata uang negara lain dibandingkan dengan nilai mata uang Anda sendiri. Jika Anda bepergian ke negara lain, Anda perlu “membeli” mata uang lokal. Sama seperti harga aset, kurs adalah harga di mana Anda dapat membeli mata uang itu. Jika Anda bepergian ke Mesir, misalnya, dan kurs dolar AS adalah 1:5.5 pound Mesir, ini berarti bahwa untuk setiap dolar AS, Anda dapat membeli lima setengah pound Mesir. Secara teoritis, aset identik harus menjual dengan harga yang sama di berbagai negara, karena kurs harus mempertahankan nilai yang melekat pada satu mata uang terhadap mata uang lainnya.
Kurs Tetap
Ada dua cara untuk menentukan harga suatu mata uang terhadap mata uang lainnya. Kurs tetap adalah nilai yang pemerintah (bank sentral) tetapkan dan pelihara sebagai kurs resmi. Harga yang ditetapkan akan ditentukan terhadap mata uang utama dunia (biasanya dolar AS, tetapi juga mata uang utama lainnya seperti euro, yen atau mata uang lainnya). Untuk menjaga kurs lokal, bank sentral membeli dan menjual mata uang sendiri di pasar valuta asing dengan imbalan mata uang yang ditetapkan.
Jika, misalnya, ditentukan bahwa nilai satu unit mata uang lokal sama dengan $3, bank sentral harus memastikan bahwa bank sentral dapat memasok pasar dengan uang tersebut. Dalam rangka mempertahankan nilai, bank sentral harus menjaga tingkat cadangan devisa tetap tinggi. Ini adalah jumlah cadangan mata uang asing yang dipegang oleh bank sentral yang dapat digunakan untuk melepaskan (atau menyerap) dana ekstra ke dalam (atau keluar dari) pasar. Hal ini menjamin pasokan uang yang tepat, sesuai fluktuasi di pasar (inflasi / deflasi) dan akhirnya, kurs. Bank sentral juga dapat menyesuaikan kurs resmi bila diperlukan.
Kurs Floating
Berbeda dengan kurs tetap, kurs floating ditentukan oleh pasar swasta melalui penawaran dan permintaan. Kurs floating ini sering disebut “self-correcting,” seperti halnya perbedaan dalam pasokan dan permintaan secara otomatis akan diperbaiki di pasar. Misalnya: jika permintaan untuk mata uang rendah, nilainya akan berkurang, sehingga membuat barang impor lebih mahal dan permintaan merangsang barang lokal dan jasa. Hal ini akan menghasilkan lebih banyak pekerjaan, menyebabkan auto-koreksi di pasar. Kurs floating terus berubah.
Pada kenyataannya, mata uang tidak sepenuhnya tetap atau floating. Jika tetap, tekanan pasar juga dapat mempengaruhi perubahan kurs. Kadang-kadang, ketika mata uang lokal mencerminkan nilai sebenarnya terhadap mata uangnya yang tetap, “pasar gelap” (yang lebih mencerminkan pasokan dan permintaan yang sebenarnya) bisa terbentuk. Bank sentral kemudian dipaksa untuk merevaluasi atau mendevaluasi kurs resmi sehingga angka ini sejalan dengan yang tidak resmi, sehingga menghentikan aktivitas pasar gelap.
Jika floating, bank sentral juga mungkin ikut campur ketika diperlukan untuk memastikan stabilitas dan untuk menghindari inflasi. Namun, bank sentral dari keadaan floating jarang mengganggu.
Dunia Setelah Penetapan
Antara 1870 dan 1914, ada pertukaran kurs global tetap. Mata uang terkait dengan emas, yang berarti bahwa nilai mata uang lokal itu tetap pada nilai tukar yang ditetapkan untuk emas dalam satuan ons. Dikenal sebagai standar emas. Hal ini memungkinkan mobilitas modal tak terbatas serta stabilitas global dalam mata uang dan perdagangan. Namun, dengan dimulainya Perang Dunia I, standar emas ditinggalkan.
Pada akhir Perang Dunia II, konferensi di Bretton Woods, upaya untuk menghasilkan stabilitas ekonomi global dan meningkatkan perdagangan global, menetapkan aturan dasar dan peraturan yang mengatur pertukaran internasional. Dengan demikian, sistem moneter internasional, yang diwujudkan dalam International Monetary Fund (IMF), didirikan untuk mempromosikan perdagangan luar negeri dan untuk menjaga stabilitas moneter negara dan ekonomi global.
Disepakati bahwa mata uang akan diperbaiki lagi, atau ditetapkan, tapi kali ini untuk dolar AS, yang ditetapkan terhadap emas di $35 per ons. Berarti bahwa nilai suatu mata uang secara langsung terkait dengan nilai dolar AS. Jadi, jika Anda akan membeli yen Jepang, nilai yen akan dinyatakan dalam dolar AS, yang nilainya akan ditentukan dalam nilai emas. Jika suatu negara harus menyesuaikan nilai mata uangnya, negara tersebut bisa mendekati IMF untuk menyesuaikan ketetapan nilai mata uangnya. Penetapan itu dipertahankan sampai 1971, ketika dolar AS tidak bisa lagi menampung nilai dari harga emas yang dipatok sebesar $35 per ons.
Sejak saat itu, pemerintah mengadopsi sistem floating, dan semua upaya untuk kembali ke penetapan global ditinggalkan pada tahun 1985. Sejak itu, tidak ada negara besar yang kembali ke penetapan global tersebut dan penggunaan emas sebagai ketetapan telah sepenuhnya ditinggalkan.
Kenapa Penetapan?
Alasan untuk menetapkan mata uang terkait dengan stabilitas. Terutama di negara-negara berkembang saat ini, suatu negara dapat memutuskan untuk menetapkan mata uangnya untuk menciptakan kestabilan investasi asing. Dengan penetapan, investor bisa mengetahui nilai investasinya dan mereka tidak perlu khawatir dengan fluktuasi harian. Mata uang yang ditetapkan juga dapat membantu menurunkan tingkat inflasi dan menghasilkan permintaan, yang berdampak menambah keyakinan stabilitas mata uang.
Pada jaman penetapan sering terjadi krisis keuangan yang parah, karena penetapan sulit untuk dipertahankan dalam jangka panjang. Hal ini terlihat pada krisis keuangan di Meksiko (1995), Asia (1997) dan Rusia (1997): upaya untuk mempertahankan nilai tinggi mata uang lokal pada penetapan mengakibatkan mata uang akhirnya menjadi overvalued. Ini berarti bahwa pemerintah tidak bisa lagi memenuhi tuntutan untuk mengkonversi mata uang lokal ke mata uang asing pada tingkat yang ditetapkan. Dengan adanya spekulasi dan kepanikan, investor bergegas untuk mendapatkan uang mereka dan mengubahnya ke dalam mata uang asing sebelum mata uang lokal itu devalued terhadap penetapan tersebut; pasokan devisa akhirnya habis. Dalam kasus di Meksiko, pemerintah dipaksa untuk mendevaluasi peso sebesar 30%. Di Thailand, pemerintah akhirnya harus membiarkan mata uang mereka floating, dan pada akhir 1997, bhat Thailand kehilangan 50% nilainya karena permintaan pasar dan pasokan menyesuaikan nilai mata uang lokal.
Negara-negara dengan penetapan sering dikaitkan dengan memiliki pasar modal yang tidak canggih dan lembaga pengaturan yang lemah. Penetapan tersebut dilakukan untuk membantu menciptakan stabilitas di lingkungan seperti itu. Dibutuhkan sistem yang lebih kuat serta pasar yang matang untuk mempertahankan floating. Ketika suatu negara dipaksa untuk mendevaluasi mata uangnya, diperlukan juga untuk melanjutkan dengan beberapa bentuk reformasi ekonomi, seperti menerapkan transparansi yang lebih besar, dalam upaya memperkuat lembaga keuangan.
Beberapa pemerintahan lebih memilih “floating,” atau penetapan “crawling”, dimana pemerintah mengkaji kembali nilai penetapan secara berkala dan kemudian menyesuaikan tingkat penetapan. Biasanya, hal ini menyebabkan devaluasi, tetapi dikontrol untuk menghindari kepanikan pasar. Metode ini sering digunakan dalam transisi dari penetapan ke floating, dan memungkinkan pemerintah “save face” (“menyelamatkan diri”) dengan tidak dipaksa untuk mendevaluasi dalam krisis yang tak terkendali.
Kesimpulan
Meskipun penetapan telah menciptakan perdagangan global dan stabilitas moneter, namun digunakan hanya pada saat semua negara ekonomi utama adalah bagian dari penetapan tersebut. Sementara rezim floating tidak tanpa kekurangan, telah terbukti menjadi sarana yang lebih efisien untuk menentukan nilai jangka panjang mata uang dan menciptakan keseimbangan di pasar internasional.
Sumber:informasiforex.com
Jika dirasa Artikel ini bermanfaat, Silahkan klik like us facebook RumahFx di kanan kolom halaman ini.

Mempelajari Pengaturan Manajemen Resiko



Masukkan dua pedagang ‘rookie’ di depan layar, sediakan mereka dengan set up yang memiliki probabilitas tinggi terbaik Anda, dan untuk ukuran yang baik, buat masing-masing untuk mengambil sisi berlawanan dari trading. Kemungkinan besar, keduanya akan berakhir dengan kehilangan uang. Namun, jika Anda membuat keduanya pro dan buat trading mereka ke arah yang berlawanan satu sama lain, seringnya kedua trader akan berakhir dengan menghasilkan uang – meskipun masih terdapat kontradiksi alasan. Apa bedanya? Apa faktor yang paling penting dari memisahkan trader berpengalaman dengan yang  amatir? Jawabannya adalah manajemen keuangan.
Seperti diet dan bekerja keras, pengelolaan uang adalah sesuatu yang kebanyakan trader hanya membicarakan di mulut saja, tetapi faktanya hanya sedikit yang di praktekkan. Alasannya sederhana: seperti makan sehat dan tetap sehat, pengelolaan uang dapat tampak seperti sebuah kegiatan, beban yang tidak menyenangkan. Hal ini memaksa para trader untuk terus-menerus memonitor posisi mereka dan mengambil kerugian yang diperlukan, dan hanya sedikit orang ingin melakukannya. Namun, seperti yang terlihat di  Gambar 1, mengambil kerugian sangat penting untuk keberhasilan perdagangan jangka panjang.
Banyaknya Prosentase KerugianJumlah nilai kembali yang perlu disetor Nilai Ekuitas Asli
25%33%
50%100%
75%400%
90%1,000%
Gambar 1 – Tabel ini menunjukkan betapa sulitnya untuk pulih dari kerugian.
Perhatikan bahwa trader harus mendapatkan 100% atas modal nya – suatu prestasi dicapai dengan kurang dari 1% dari pedagang di seluruh dunia – hanya untuk impas pada accountnya dengan kehilangan 50%. Pada kerugian 75%, pedagang harus  empat kali lipat account nya  untuk membawanya kembali ke ekuitas aslinya – benar-benar tugas yang sangat berat!
The Big One
Meskipun sebagian besar trader yang akrab dengan angka di atas, mereka pasti mengabaikannya. Buku Trading yang penuh dengan cerita-cerita tentang trader yang kehilangan satu, dua,ataupun yang senilai dengan lima tahun keuntungan dalam sekali trading adalah bohong. Biasanya, kerugian tersebut adalah hasil dari pengelolaan uang ceroboh, tanpa mencoba untuk stop dan mengharapkan nilai up dalam jangka waktu pendek. Dari Kesemuanya, kerugian adalah sebagai akibat dari tidak adanya kedisiplinan
Kebanyakan trader memulai karir trading mereka, baik secara sadar atau tidak sadar, dengan memvisualisasikan “The One Big” – trading yang akan membuat mereka menjadi jutawan dan memungkinkan mereka untuk pensiun pada usia muda dan hidup tanpa bekerja selama sisa hidup mereka. Dalam forex, fantasi ini lebih diperkuat oleh cerita rakyat dari pasar. Siapa yang bisa melupakan saat itu George Soros “broker Bank of England” oleh shorting pound dan berjalan pergi dengan laba $ 1-miliar dalam satu hari? Tetapi kebenaran yang dingin untuk sebagian besar trader eceran adalah bahwa, bukan mengalami “Big Win”, sebagian besar tarder menjadi korban yaitu “Rugi Besar” yang dapat menjatuhkan mereka dari permainan selamanya.
Belajar dari Pelajaran
Trader dapat menghindari nasib ini dengan mengendalikan risiko mereka melalui Stop Loss. Dalam buku terkenal Jack Schwager’s “Market Wizards” (1989), trader dan trend pengikut Larry Hite menawarkan saran praktis: “Jangan mengambil risiko lebih dari 1% dari total ekuitas pada perdagangan apapun. Dengan hanya mempertaruhkan 1%, saya tidak peduli dengan trading perseorangan manapun. ” Ini adalah pendekatan yang sangat baik. Seorang trader bisa salah 20 kali berturut-turut dan masih memiliki 80% dari ekuitas nya.
Kenyataannya adalah bahwa sangat sedikit trader yang memiliki disiplin untuk mempraktekkan metode ini secara konsisten. Tidak seperti seorang anak yang belajar untuk tidak menyentuh kompor panas dan berhenti hanya setelah terbakar sekali atau dua kali, kebanyakan trader hanya dapat menyerap pelajaran dari disiplin risiko melalui pengalaman kerugian. Ini adalah alasan yang paling penting mengapa hanya trader harus menggunakan modal spekulatif mereka ketika pertama kali memasuki pasar forex. Ketika trader baru bertanya berapa banyak uang yang mereka harus mulai dengan trading, salah satu trader musiman mengatakan: “Pilih jumlah yang tidak akan secara material berdampak pada kehidupan Anda jika Anda kehilangan itu sepenuhnya. Sekarang bagi jumlahnya dengan lima karena upaya awal anda saat trading kemungkinan besar akhirnya hilang atau kalah. ” Hal ini juga sangat nasihat bijaksana, dan sangat berharga untuk siapa pun yang mempertimbangkan untuk berbisnis forex trading.
Style Manajemen Keuangan
Secara umum, ada dua cara untuk praktek manajemen keuangan yang sukses. Seorang trader dapat mengambil banyak keuntungan kecil dan mencoba untuk memanen keuntungan dari beberapa kemengan besar, atau trader dapat memilih untuk mendapatkan banyak keuntungan seperti tupai kecil dan jarang stop namun sekali stop dalam jumlah besar dengan harapan keuntungan kecil yang didapat akan melebihi beberapa kerugian yang besar. Metode pertama dapat juga mengakibatkan pusing secara psikologis, tapi menghasilkan beberapa saat akan menghasilkan momen yang menyenangkan. Di sisi lain, strategi kedua menawarkan banyak contoh kecil dari sukacita, tetapi dengan mengorbankan beban psikologis yang besar pada awalnya. Dengan pendekatan wide-stop, tidak biasa untuk kehilangan nilai trading seminggu atau sebulan dalam satu atau dua trading.
Untuk sebagian besar, metode yang Anda pilih bergantung pada kepribadian Anda, itu adalah bagian dari proses penemuan untuk setiap trader. Salah satu manfaat besar dari pasar forex adalah dapat mengakomodasi kedua gaya sama, tanpa biaya tambahan kepada trader eceran. Karena forex adalah pasar yang berbasis spread, biaya dari setiap transaksi yang sama, tanpa memandang ukuran posisi apapun yang diberikan pedagang
Misalnya, dalam EUR / USD, kebanyakan trader akan menghadapi spread 3 pip sama dengan biaya 3/100 dari 1% posisi yang diambil. Biaya ini akan seragam, dalam persentase, apakah trader ingin mengambil 100 lot atau satu banyak juta-lot mata uang. Sebagai contoh, jika pedagang ingin menggunakan 10.000 lot, spreadnya akan sebesar $ 3, tetapi untuk trading yang sama dengan hanya menggunakan 100 lot spreadnya  akan hanya $ 0,03. Kontras bahwa dengan pasar saham di mana, misalnya, komisi 100 saham atau 1.000 saham sebuah saham $ 20 mungkin sudah ditetapkan di $ 40, membuat biaya efektif transaksi 2% dalam kasus dari 100 lembar saham, tetapi hanya 0,2% di kasus dari 1.000 lembar saham. Jenis variabilitas membuatnya sangat sulit bagi trader kecil di pasar ekuitas untuk mengambil posisi, karena biaya komisi sangat miring. Namun, trader forex mendapatkan manfaat dari harga seragam dan dapat praktek setiap style pengelolaan uang yang mereka pilih tanpa kekhawatiran tentang variabel biaya transaksi
Listen
Read phonetically
Empat Jenis Stop
Setelah Anda siap untuk trading dengan serius terhadap pengelolaan uang dan jumlah modal yang tepat telah dialokasikan ke account Anda, ada empat jenis stop yang dapat Anda pertimbangkan.
1. Equity Stop – Stop yang paling sederhana. Pedagang hanya beresiko terhadap jumlah yang telah ditetapkan account nya pada trading tunggal. Sebuah metrik yang umum adalah resiko 2% dari account yang diberikan pada setiap trading. Pada account  trading $ 10.000, trader  bisa risiko $ 200, atau sekitar 200 poin, pada satu lot mini (10.000 unit) untuk EUR / USD, atau hanya 20 poin pada lot standar 100.000. Trader yang agresif dapat mempertimbangkan untuk menggunakan berhenti pada ekuitas 5%, tapi perlu dicatat bahwa nilai ini biasanya dianggap sebagai batas atas pengelolaan uang yang bijaksana karena 10 trading yang salah berturut-turut akan penarikan account sebesar 50%.
Salah satu kritik yang kuat  pada equity stop adalah bahwa tempat jalur keluar semaunya ada pada trader. Trading ini dilikuidasi bukan sebagai hasil dari respon logis untuk tindakan harga pasar, melainkan untuk memenuhi kontrol internal resiko trader.
2. Chart Stop - Analisis teknis dapat menghasilkan ribuan kemungkinan stop, didorong oleh aksi harga grafik atau oleh berbagai sinyal indikator teknis. Secara tehnik, trader yang berorientasi cenderung untuk menggabungkan exit point ini dengan standar equity stop  untuk merumuskan chart stop. Sebuah contoh klasik dari chart stop adalah ayunan tinggi / titik rendah.
3. Volatility Stop – Sebuah versi lebih canggih dari pada chart stop adalah menggunakan volatilitas bukan tindakan  harga untuk mengatur parameter risiko. Idenya adalah bahwa dalam lingkungan volatilitas tinggi, ketika harga kisaran luas traverse, trader perlu beradaptasi dengan kondisi sekarang dan membiarkan posisi ruang lebih untuk risiko untuk menghindari dihentikan oleh votalitas intra-pasar. Sebaliknya berlaku bagi lingkungan volatilitas yang rendah, di mana parameter risiko perlu dikompresi.
Salah satu cara mudah untuk mengukur volatilitas adalah melalui penggunaan Bollinger band, yang menggunakan deviasi standar untuk mengukur variasi harga.
Perhatikan bahwa total eksposur risiko posisi tidak boleh melebihi 2% dari account, sehingga sangat penting bahwa trader menggunakan banyak lot yang lebih kecil untuk memperhitungkan dengan benar risiko kumulatif nya dalam trading.
4. Margin Stop – Ini mungkin yang paling lazim dari semua strategi manajemen keuangan, tetapi bisa menjadi metode yang efektif di forex, jika digunakan dengan bijaksana. Tidak seperti pasar valuta,  pasar forex beroperasi 24 jam sehari. Oleh karena itu, dealer forex dapat melikuidasi posisi pelanggan mereka segera setelah mereka memicu margin call. Untuk alasan ini, pelanggan forex jarang dalam menghasilkan saldo negatif dalam account mereka, karena komputer secara otomatis menutup semua posisi.
Strategi manajemen keuangan membutuhkan trader untuk membagi modal nya menjadi 10 bagian yang sama. Dalam $ 10.000 misalnya, trader akan membuka account dengan agen forex namun hanya mentransfernya 1.000 $ bukan $ 10.000, menyisakan 9.000 $ lainnya di account bank-nya. Kebanyakan forex dealer menawarkan leverage 100:1, maka deposit $ 1.000 akan memungkinkan trader untuk mengendalikan satu standar 100.000 unit-lot . Namun, bahkan pergerakan 1 poin yang melawan trader itu akan dapat  memicu margin call (karena $ 1.000 adalah modal minimum yang dibutuhkan). Jadi, tergantung pada toleransi risiko trader, dia dapat memilih untuk trading posisi banyak 50.000 unit-lot, yang memungkinkan dia atau mendapatkan ruang selama hampir 100 poin (pada lot 50.000 dealer membutuhkan $ 500 untuk margin, jadi $ 1.000 – 100 poin banyak kerugian * 50.000 = $ 500). Terlepas dari berapa banyak leverage yang diasumsikan para trader, kendali parsing modal ini secara spekulatif  akan mencegah trader dari kehilangan account nya hanya dalam satu kali trading dan akan mengizinkan dia untuk mengambil banyak posisi yang berpotensi menguntungkan di set-up tanpa khawatir atau mengurus pengaturan stop secara manual. Bagi trader yang ingin mempraktekkan  style “telah banyak, bertaruh banyak”, pendekatan ini mungkin cukup menarik.
Kesimpulan
Seperti yang Anda lihat, pengelolaan keuangan di forex adalah sesuatu yang fleksibel dan beragam seperti pasar itu sendiri. Satu-satunya aturan universal adalah bahwa semua pedagang di pasar ini harus mempraktekkan beberapa bentuk itu untuk berhasil.
Sumber:informasiforex.com
Jika dirasa Artikel ini bermanfaat, Silahkan klik like us facebook RumahFx di kanan kolom halaman ini.

JAPANESE CANDLESTICKS (Bag.1)


BULLISH CANDLESTICK

JAPANESE CANDLESTICKS (Bag.1)


1. BULLISH REVERSAL PATTERNS

1.1 HIGH RELIABILITY


1.1.1 BULLISH PIERCING LINE


Type : Reversal

Relevance : Bullish

Prior Trend : Bearish

Reliability : High

Confirmation : Suggested


Definisi

Bullish Piercing Line Pattern adalah pola bottom reversal. “A long black candlestick” diikuti dengan gap
lebih rendah hari berikutnya selagi market berada dalam downtrend.
Hari penutupan naik dinamakan “strong white candlestick”, yang mana harga penutupan lebih dari
 setengah “black candlestick’s real body” sebelumnya.

Kriteria Identifikasi 
1. Pasar sedang dalam downtrend
2. Ada long black candlestick
3. Kemudian ada long white candlestick yang harga pembukaannya, pada hari kedua, di bawah level low
hari sebelumnya
4. Penutupan hari kedua berada dalam body hari pertama dan di atas titik pertengahan body hari pertama.
5. Namun hari kedua gagal ditutup di atas body hari pertama.

Keterangan
Market bergerak dalam "downtrend". "Black real body" pertama menegaskan pandangan tersebut.
Hari berikutnya pasar dibuka lebih rendah dengan ada gap.
Semua berjalan dalam kondisi bearish. Namun tiba-tiba market menembus level penutupan sebelumnya,
membuat harga ditutup di atas level itu.
Kemudian kondisi bearish pada saat itu berkurang, membuat seller melepas posisinya.
Buyer mulai berpikir low baru tak kan bertahan dan ini waktunya untuk membeli.

Faktor Penting
Dalam pola "Bullish Piercing", semakin besar tingkat penetrasi ke "black real body",
semakin besar kemungkinan terjadinya bottom reversal. Pola tersebut biasanya ada
"real white body" yang panjangnya mencapai lebih dari separuh "black real body" sebelumnya. 
Konfirmasi dari perubahan trend itu terlihat dengan adanya "white candlestick"
gap besar ke atas atau penutupan yang lebih tinggi pada trading berikutnya kemungkinan terjadi.

ANALISA TEKNIKAL

JAPANESE CANDLESTICKS (Bag.2)


1. BULLISH REVERSAL PATTERNS :

1.1 HIGH RELIABILITY


1.1.2 BULLISH KICKING PATTERN 


Type : Reversal

Relevance : Bullish

Prior Trend : N/A

Reliability : High

Confirmation : Needed



Definisi 

Pola “Bullish Kicking” adalah “White Marubozu” setelah “Black Marubozu”.
Sesudah "Black Marubozu", ketika market dibuka dengan gap naik yang tajam dan
pembukaan itu diisi dengan gap diatas sesi pembukaan sebelumnya
sehingga membentuk pola candle yang dinamakan “White Marubozu”.

Kriteria Identifikasi 
1. Arah pasar / tren tidak begitu penting.
2. Adanya pola Black Marubozu.
3. Kemudian ada White Marubozu dengan gap naik pada hari kedua.


Keterangan 
Bullish Kicking Pattern” adalah sinyal kuat yang mengindikasikan bahwa market
sedang menuju ke atas. Tidak seperti kebanyakan pola candle lainnya,
arah pasar/tren sebelumnya tidak begitu penting untuk pola ini. Pola demikian
mengindikasikan market akan bergerak ke atas dimana harga membentuk gap
naik pada hari berikutnya. Harga tidak pernah menyentuh range hari sebelumnya, tapi membentuk gap baru.


Faktor Penting 
Perlu diperhatikan bahwa kedua pola tersebut tidak memiliki “shadows” atau hanya memiliki “shadow” yang kecil.
( Dua bentuk demikian dinamakan Marubozu)
"Bullish Kicking Pattern" hampir sama dengan "Bullish Separating Lines Pattern".
Tapi dalam "Bullish Separating Lines Pattern", harga pembukaannya sejajar, 
sedangkan di Bullish Kicking Pattern, membentuk gap.
Bullish Kicking Pattern sangat tinggi tingkat akurasinya, namun perlu dilihat apakah ada konfirmasi reversal pada hari ketiga.
Konfirmasi ini bisa berbentuk white candlestick,
dengan gap yang besar atau level penutupan yang lebih tinggi pada hari ketiga.

ANALISA TEKNIKAL

JAPANESE CANDLESTICKS (Bag.3)


1. BULLISH REVERSAL PATTERNS :

1.1 HIGH RELIABILITY


1.1.3 BULLISH ABONDONED BABY


Type : Reversal

Relevance : Bullish

Prior Trend : Bearish

Reliability : High

Confirmation : Suggested




Definisi

Pola “Bullish Abandoned Baby” merupakan signal yang jarang dalam pola bottom reversal.
Pola ini terdiri dari "Doji star" yang membentuk "Gap" baik dengan 
candlestick sebelumnya ataupun sesudahnya.

Kriteria Identifikasi
1. Pasar dalam kondisi downtrend
2. Umumnya ada “ A long black candlestick” pada hari pertama.
3. Kemudian "doji star" terbentuk pada hari kedua yang shadow-nya membuat gap di bawah
shadow hari sebelumnya searah downtrend sebelumnya.
4. Lalu adanya “A white candlestick” pada hari ketiga dibarengi “Gap" yang berlawanan
dengan trend juga tidak adanya overlapping “shadows”.

Keterangan
Adanya skenario sama yang cukup valid dengan pola “Three-day Star “. Ketika market turun,
pada awalnya memperlihatkan kondisi “Bearish” dengan terbentuknya
 “A long black candlestick” dan dibuka dengan gap pada hari kedua.
Pada hari perdagangan kedua terbentuk range yang kecil dan ditutup sama atau hampir sama 
dengan harga pembukaannya. Pada saat itulah ada potensi untuk “rally” dimana terjadinya perubahan arah.
Sinyal dari trend reversal ditandai dengan adanya "white candlestick" pada hari ketiga dan gap yang signifikan di atas.

Faktor Penting
Pola "Bullish Abandoned Baby" cukup jarang. Akurasinya cukup tinggi, namun masih dibutuhkan konfirmasi
dalam bentuk "white candlestick" dengan harga penutupan yang lebih tinggi atau gap di atas.

JAPANESE CANDLESTICKS (Bag.4)


1.BULLISH REVERSAL PATTERNS :

1.1 HIGH RELIABILITY 
1.1.4 BULLISH MORNING DOJI STAR

Type : Reversal

Relevance : Bullish

Prior Trend : Bearish

Reliability : High

Confirmation : Suggested



Definisi
Ini termasuk kedalam tiga formasi candlestick / A three-candlestick formation yang merupakan sinyal
terjadinya “a major bottom reversal”. 
Adanya “a long black candlestick” yang diikuti “a doji”, dimana karekteristiknya gap turun membentuk
formasi “a doji star”. Selanjutnya adanya 
a third white candlestick” yang ditutup setengah dari “black real body” candlestick sebelumnya.

Kriteria Identifikasi
1.Pasar dalam kondisi downtrend
2.Umumnya ada “A long black candlestick” pada hari pertama.
3.Kemudian doji terbentuk pada hari kedua dengan membuat gap di bawah searah downtrend sebelumnya.
4.Lalu adanya “A white candlestick” pada hari ketiga sebagai konfirmasi adanya reversal

Keterangan
Adanya “black real body” selama market sedang turun akan memperlihatkan bahwa pola Bearish sedang terjadi.
Selanjutnya dengan munculnya
 “a doji” memperlihatkan berkurangnya kapasitas “seller” dalam menggerakan pasar. Konfirmasi “Bullish” terlihat
pada hari ketiga dengan adanya
 “white real body” yang kuat. Formasi bullish “morning doji star” yang ideal mesti adanya “gap” sebelum
dan sesudah garis tengah “real body”. 
Gap ke dua biasanya jarang terjadi, namun kekurangan tersebut tidak berpengaruh terhadap kekuatan formasi ini.


Faktor Penting
The Doji” mungkin bisa lebih dari satu, dua atau bahkan tiga.
Gap “Doji” tidk begitu penting.
Tingkat akurasi pola ini sangat tinggi, namun tetap diperlukan konfirmasi dari formasi “a white candlestick
dengan harga penutupan yang tinggi atau terbentuknya gap-up/gap naik.

JAPANESE CANDLESTICKS (Bag.5)


1.BULLISH REVERSAL PATTERNS :

1.1 HIGH RELIABILITY
1.1.5 BULLISH MORNING DOJI STAR 
Type : Reversal

Relevance : Bullish

Prior Trend : Bearish

Reliability : High

Confirmation : Suggested




Definisi 
Ini termasuk kedalam formasi tiga candlestick yang merupakan sinyal “a major bottom”.
Terdiri dari pertama adanya “long black body”, kedua adanya “small real body” baik putih
atau hitam diiringi gap kebawah berbentuk “star”. Candlestick kedua ini merupakan dasar dari
pola “star”. Yang ketiga adanya “a white candlestick” yang ditutup setengah dari “black real body” sesi pertama.
Candlestick ketiga ini menunjukan dimulainya tren “bullish”.

Kriteria Identifikasi 
1. Pasar dalam keadaan “downtrend”.
2. Adanya “long black candlestick” pada hari pertama.
3. Adanya “a small body” pada hari kedua diikuti “gapping” searah “downtrend” sebelumnya.
4. Akhirnya adanya “a white candlestick” pada hari ketiga".

Keterangan 
Adanya “the black body” dalam kondisi market turun yang menjelaskan adanya sinyal “bearish”.
Lalu adanya “a small real body” yang menyiratkan berkurangnya kemampuan
 “seller” dalam mengendalikan market turun.”The strong white body” pada hari ketiga membuktikan
bahwa bullish akan mengambil alih tren. Idealnya
 “Bullish Morning Star Pattern” lebih baik dengan adanya gap sebelum atau sesudah “the middle candlestick”.
Gap kedua biasanya jarang, namun minimnya itu tidak mempengaruhi kekuatan formasi ini.

Faktor Penting 
The star” mungkin terjadi lebih dari satu, dua atau bahkan tiga .
Warna “star” dan “gap” tidak penting.
Kehandalan pola ini sangat tinggi, namun tetap diperlukan konfirmasi adanya formasi “a white candlestick
dengan harga penutupan lebih tinggi atau “gap-up”.

Sumber : http://candlesticker.com

Selengkap nya :

BULLISH REVERSAL PATTERNS
      HIGH RELIABILITY
Bullish Piercing LineBullish KickingBullish Abandoned BabyBullish Morning Doji StarBullish Morning Star
Piercing LineKickingAbandoned BabyMorning Doji StarMorning Star
Bullish Three Inside UpBullish Three Outside UpBullish Three White SoldiersBullish Concealing Baby Swallow   
Three Inside UpThree Outside UpThree White Soldiers Concealing Baby Swallow   
      MEDIUM RELIABILITY
Bullish Dragonfly DojiBullish Long Legged DojiBullish EngulfingBullish Gravestone DojiBullish Doji Star
Dragonfly DojiLong Legged DojiEngulfingGravestone DojiDoji Star
Bullish Harami CrossBullish Homing PigeonBullish Matching LowBullish Meeting LinesBullish Stick Sandwich
Harami CrossHoming PigeonMatching LowMeeting LinesStick Sandwich
Bullish Three Stars in the SouthBullish Tri StarBullish Three RiverBullish BreakawayBullish Ladder Bottom   
Three Stars in the SouthTri StarThree RiverBreakawayLadder Bottom   
      LOW RELIABILITY
Bullish Belt HoldBullish HammerBullish Inverted HammerBullish Harami  
Belt HoldHammerInverted HammerHarami  
      
     BULLISH CONTINUATION PATTERNS
      HIGH RELIABILITY
Bullish Side-by-side White LinesBullish Mat HoldBullish Rising Three Methods   
Side-by-side
White Lines
Mat HoldRising Three Methods   
 
      MEDIUM RELIABILITY
Bullish Upside Gap Three MethodsBullish Upside Tasuki Gap    
Upside Gap Three MethodsUpside Tasuki Gap    
 
      LOW RELIABILITY
Bullish Separating LinesBullish Three Line Strike    
Separating LinesThree Line Strike    
 
     BULLISH REVERSAL/CONTINUATION PATTERNS
      LOW RELIABILITY
Bullish Long White CandlestickBullish White MarubozuBullish White Closing MarubozuBullish White Opening Marubozu  
Long White CandlestickWhite MarubozuWhite Closing MarubozuWhite Opening Marubozu  
 

JAPANESE CANDLESTICKS (Introduction)

Pada tahun 1600, Orang jepang membangun sebuah metoda teknikal analisis untuk menganalisa harga konrtak beras. Teknik ini disebut Candlestick Charting. Steven Nison adalah orang yang mempopulerkan Candlestick Charting dan diakui sebagai orang yang ahli dalam menafsirkannya. 

Candlestick Chart terdiri dari harga Open (Pembukaan), High (Harga Tertinggi) , Low (Harga Terendah), danClosing (Harga penutupan), dimana formatnya sama dengan  modern Bar Chart, namun menyederhanakan hubungan antara harga pembukaan (opening) dan harga penutupan (Closing prices). Candlestick Chart merupakan cara yang berbeda untuk melihat harga, dimana tidak memerlukan  perhituntgan. 
 
Dasar utamanya  dari Candlestick Chart adalah pembacaan dalam mengenal pola-pola ( patterns ). Pola dikaji dalam tiga kelompok utama sebagai "Bullish", "Bearish", dan "Netral". Kelompok-kelompok ini lebih lanjut dibagi dengan jenis pola sebagai "Pembalikan", "Kelanjutan", dan berkaitan dengan kehandalan mereka sebagai "Keandalan tinggi", "Media keandalan" dan "Kehandalan rendah". 



Candlestick Chart begitu fleksibel, sebab candlestick chart bisa digunakan berdiri sendiri ataupun di kombinasikan dengan metoda teknikal analisis yang lain. Ciri keuntungan yang khas dari teknik candlestick charting adalah bahwa teknik ini bisa digunakan sebagai tambahan alat teknikal yang lain. Selain itu, sistem ini mempunyai keunggulan dibandingkan alat teknikal yang lain. Teknik candlestick charting menghasilkan dimensi /cara pandang analisa yang lebih luas. Sama dengan semua metode – metode charting yang ada, candlestick chart merupakan sesuatu yang dapat diinterpretasikan oleh pengguna. Semakin bertambah pengalaman dalam menggunakan teknik candlestick, anda akan semakin handal dalam menentukan kombinasi candlestick yang tepat dalam suatu pasar. 


Sumber : http://candlesticker.com